Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Bupati Mecut, Grebeg Suro 2018 Resmi Dimulai

Bupati Mecut, Grebeg Suro 2018 Resmi Dimulai

By on September 2, 2018 0 1277 Views

HENTAKAN pecut oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni diikuti oleh seluruh Forkopimda Ponorogo pada Sabtu (1/8/2018) menjadi tanda dimulainya Grebeg Suro 2018 secara resmi. Sebanyak 33 kegiatan telah siap digelar untuk memeriahkan tradisi menanti pergantian tahun dalam kalender Hijriyah dan penanggalan Jawa sekaligus, yaitu hadirnya bulan Muharram atau bulan Suro.

Sebelumnya, Bupati Ipong menyatakan, pada 2018 ini Grebeg Suro dibarengkan pelaksanaannya dengan Perayaan Hari Jadi ke-522 Ponorogo yang jatuh pada 12 Agustus. Hal ini demi efisiensi dan efektifitas kegiatan tahunan ini.

 

Menurut Bupati Ipong, Grebeg Suro merupakan tradisi yang sudah ratusan tahun ada di Ponorogo. Hanya saja, sejak dua hingga tiga dawarasa terakhir dikemas dengan kegiatan yang lebih baik. Berbagai acara digelar, mulai dari pameran berbagai produk seperti pameran bonsai, pameran produk UMKM, berbagai lomba.

Grebeg Suro akan dipuncaki dengan Kirab Pusaka dari Kota Lama menuju Kutho Tengah atau pendopo serta tumpeng purak pada 10 September dan Larung Risalah di Telaga Ngebel pada 11 September mendatang. Totalnya, kegiatan Grebeg Suro 2018 ini akan berlangsung selama 11 hari.

Dan, yang paling ditunggu adalah festival reyog yang saat ini bernama Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) dan Festival Reyog Mini (FRM).

“Kegiatan ini menjadikan Reyog Ponorogo semakin dikenal di kancah nasional bahkan internasional. Bahkan kita harus bersiap-siap untuk tampil di depan para pengamat budaya dan petinggi UNESCO di Paris untuk pengakuan Reyog Ponorogo sebagai peninggalan budaya tak benda,” ungkapnya.

Acara yang sekaligus pembukaan FRM ke-16 dan FNRP ke-25 itu didahului dengan kirab Piala Suromenggolo untuk FRM dan Piala Presiden untuk FNRP. Tampil pula tarian Mubeng Gumbeng yang merupakan Karya 3 Terbaik Jawa Timur 2018. Diramaikan pula dengan penampilan tari Joyonegoro Mbalelo yang dipunggawani oleh UKM Tari Unesa dan Laskar Sawunggaling.

Hadir dalam pembukaan tersebut Danlanud Iswahjudi Marsma Samsul Rizal, Bupati Trenggalek Emilistianto Dardak serta sejumlah tamu dari Bakorwil I Madiun. Tampak pula sejumlah warga negara asing yang hadir menyaksikan pembukaan ini. Ribuan warga juga tampak antusias menyaksikan gelaran setahun sekali yang digelar oleh Pemkab Ponorogo ini.

Ketua Panitia Grebeg Suro 2018 yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo Lilik Slamet Raharjo mengatakan, pada FNRP kali ini terdapat 32 grup reyog yang menjadi peserta. Sebanyak 16 grup dari Ponorogo dan 16 Grup dari luar Ponorogo. Sedangkan untuk FRM, pesertanya sejumlah 33 grup dengan rincian 21 grup dari masing-masing kecamatan dan sisanya dari berbagai sekolah di Ponorogo.

Acara pembukaan Grebeg Suro 2018 diakhiri dengan pesta kembang api. Saat itu pula FRM ke-16 dimulai dengan tampilnya dua peserta FRM dari Lanud Iswahjudi dan dari Kecamatan Badegan. Sebelumnya, Bupati Ipong sempat meresmikan pameran bonsai dan pameran produk UMKM di sekitar Alun-Alun Ponorogo. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *