Breaking News
  • Home
  • News
  • Deklarasi Masjid Bebas Kampanye​

Deklarasi Masjid Bebas Kampanye​

By on February 15, 2018 0 332 Views

Pembacaan Deklarasi

Bertempat di Masjid Agung Kabupaten Ponorogo dilaksanakan sosialisasi taushiyah MUI Jawa Timur menghadapi pemilihan umum Kepala Daerah tahun 2018 dan deklarasi masjid bebas dari kampanye, Kamis(15/2).

Deklarasi yang dihadiri oleh Ketua MUI Ponorogo, Kapolres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo,  Kejaksaann, ketua keagamaan, serta para tamu undangan dari Wilayah Ponorogo. Tahun 2018 adalah Musim pemilihan umum, dan pada hari ini (15/2) sampai Sabtu (23/6) sudah dimulainya kampanye bagi paslon yang maju dalam Pilkada 2018,  dalam hal ini Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PDDMI) Ponorogo menggelar deklarasi Masjid Bebas dari Kampanye, untuk mengantisipasi masjid-masjid sebagai tempat kampanye.

Tausiyah Ketua MUI Ponorogo

Dalam tausiyah MUI Jawa Timur yang di wakili Ketua MUI Ponorogo K.H. Anshor Rusdi mengajak “kepada semua pihak khususnya masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pemilukada dengan menjungjung tinggi asas penyelenggaraan Pemilu yang langsun, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil”.

PDDMI Ponorogo dalam menghadapi Pemilukada 2018 dalam deklarasinya menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Menggunakan masjid sesuai dengan fungsinya sebagai tempat untuk beribadah kepada Allah SWT dan tempat untuk menyampaikan pesan-pesan suci agama islam.
2. Menjadikan masjid sebagai saranan untuk mempersatukan umat, dan menjunjung tinggi toleransi serta menolak penggunaan masjid untuk kampanye mendukung salah satu pasangan calon.
3. Menghimbau kepada semua pihak untuk mendukung gerakan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dengan tetep mentaati peraturan perundangan-undangan agar tercipta suasana kondusif, aman, tentram, tertib dan damai.

Acara dilanjutkan dengan sholat dhuhur bersama di masjid agung Ponorogo.(kominfo/fdl)

  News