Breaking News
  • Home
  • News
  • Deklarasi PPKD Kabupaten Ponorogo Tahun 2018

Deklarasi PPKD Kabupaten Ponorogo Tahun 2018

By on June 25, 2018 0 266 Views

PONOROGO – Sebagai tahap akhir dari dokumentasi Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Ponorogo, digelar acara Deklarasi Penetapan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten Ponorogo, pada Senin malam (25/6). Acara yang digelar di Gedung Padhepokan Reyog tersebut dihadiri Wakil Bupati Ponorogo, Dr. H. Soedjarno, M.M, Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Dra.Sri Hartini, MM, Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Jawa Timur, Sukatno, dan Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, drh.H.Sapto Djatmiko TR, MM. Selain itu, turut pula diundang para camat dan lurah, jajaran pengurus Dewan Kesenian Ponorogo, para tenaga pengajar kebudayaan dan bahasa daerah, pelaku-pelaku seni, pegiat budaya, serta para akademisi.

Sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menginstruksikan kepada seluruh daerah kabupaten/kota se-Indonesia untuk menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Dokumen PPKD yang terbentuk nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat melalui Bappenas untuk menggelontorkan Dana Alokasi Khusus untuk program Pemajuan Kebudayaan di daerah.

Dalam Sambutannya, Wakil Bupati Ponorogo Dr. H. Soedjarno, M.M mengatakan bahwa momentum penetapan PPKD ini harus meningkatkan semangat Pemkab Ponorogo dalam menyukseskan Tahun Wisata 2019. Hal tersebut tak lain karena kekuatan daya tarik wisata Ponorogo adalah kebudayaan dan kesenian. Lebih lanjut Sudjarno mengingatkan agar upaya pemajuan kebudayaan harus pula memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan menyejahterakan masyarakat. “Yang tak kalah pentingnya adalah dengan upaya pemajuan kebudayaan daerah Ponorogo, harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan bagi para pelestari budaya dan pelaku seni tradisi”, ungkap Soedjarno.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Dra.Sri Hartini, M.M menyampaikan rasa bangganya terhadap masyarakat Ponorogo yang secara luar biasa senantiasa menjaga tradisi  dan budaya lokal. Menurutnya, dalam melestarikan kebudayaan, masyarakat harus mendapat dukungan dari pemangku kebijakan, mulai bupati hingga camat dan kepala desa. Terkhusus bagi pelestarian budaya di wilayah desa, Sri Hartini mengingatkan bahwa dana desa juga dapat dimanfaatkan untuk program pembangunan-penguatan kebudayaan. (kominfo/humas)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *