Breaking News
  • Home
  • News
  • Disnaker Ponorogo Serahkan Jenasah TKI Yang Meninggal di Malaysia

Disnaker Ponorogo Serahkan Jenasah TKI Yang Meninggal di Malaysia

By on November 19, 2018 0 128 Views

 

Sunarto (48 tahun) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Pondok, Dukuh Ngrambang, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo yang meninggal di Malaysia. Hari ini, (19/11) telah tiba di rumah duka. Jenazah langsung diserahkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (DISNAKER) Kabupaten Ponorogo kepada pihak keluarga.

Bedianto,Kepala Disnaker Ponorogo setelah serah terima jenasah kepada pihak keluarga

Bedianto, Kepala Disnaker Kabupaten Ponorogo menuturkan kami menerima laporan dari keluarga tanggal 18 November 2018 dan kami langsung menindak lanjuti dengan UPT DISNAKER Provinsi Jatim untuk mengurus persyaratan kepulangan jenazah dari Kuala Lumpur. “Jenasah tiba di Juanda pukul 09:10 dan kami langsung mengurus surat-surat untuk kepulangan jenasah melalui UPT DISNAKER Provinsi” ungkapnya.

Bedianto menjelaskan kematian Sunarto di karenakan mengalami kecelakaan lalu lintas pada waktu berangkat kerja pada tanggal 17 November 2018 dan sempat dirawat hingga 18 November 2018 dan dinyatakan meninggal pada jam 5:51 waktu Malaysia. “Berita duka itu langsung diberitahukan oleh majikannya kepada keluarga dan langsung disampaikan ke pihak kami dan kami langsung meneruskan ke UPT DISNAKER Provinsi Jatim untuk mengurus persyaratan dan melengkapinya,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan Sunarto sudah lama bekerja sebagai TKI di Malaysia selama 15 tahun dan sering pulang dan berangkat lagi. “Semasa hidupnya Sunarto sudah berkerja 15 Tahun di Malaysia,” tambahnya.

Untuk kepulangan jenazah Sunarto Bedianto juga mengungkapkan tidak ada biaya sama sekali semua sudah ditanggung pemerintah. “Untuk kepulangan jenasah ini tidak ada biaya sama sekali mulai dari ambulance dan dan sebagainya,” tungkasnya.

Sunarto meninggalkan 3 orang anak dan 1 Istri. Adapun untuk hak-haknya selama bekerja di Malaysia DISNAKER Kabupaten Ponorogo berkas yang bersamaan dengan kedatangan jenasah akan diteliti dahulu apakah ada hak-haknya mulai gaji, asuransi. “ini nanti akan berselang selama 1-2 bulan setelah masa duka kami akan urus,” pungkasnya. (Kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *