Breaking News
  • Home
  • News
  • Disuntik Bank Dunia, PDAM Ponorogo Yakin Pelayanan Meningkat

Disuntik Bank Dunia, PDAM Ponorogo Yakin Pelayanan Meningkat

By on September 28, 2018 0 345 Views

PELAYANAN Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Ponorogo akan segera meningkat. Hal ini seiring segera dimulainya sejumlah pembenahan perangkat dan pipa serta sistem pengolahan airnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Lardi mengatakan, pembenahan ini meliputi dua hal utama. Yang pertama adalah penggantian pipa-pipa di Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Ponorogo dan dan kedua pembuatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di IKK Pulung.

Pemaparan DED kegiatan pembenahan jaringan dan instalasi pengolahan air PDAM Ponorogo yang akan dibiayai WASH World Bank.

Penggantian pipa di IKK Ponorogo ini dilaksanakan karena pipa yang ada saat ini sudah tergolong tua sebab dibuat sekitar akhir 1970-an dan sudah banyak mengandung endapan. Endapan ini terjadi karena proses kimiawi yang tidak terhindakrkan oleh bahan pipa itu sendiri. Hal ini membuat diameter pipa menjadi lebih kecil dari ukuran semula sehingga air yang bisa dialirkan surut.

Sedangkan di IKK Pulung akan dibuat IPA sehingga kualitas air akan menjadi lebih berkualitas. Selain itu, air juga alan lebih lancar mengalir ke pelanggan. Hal ini karena sumber airnya akan lebih baik.

“Jadi kedua kegiatan ini untuk meningkatkan layanan kami agar bisa memenuhi SPM (Standar Pelayanan Minimal) kepada masyarakat. Akan ada peningkatan kontinyuitas asokan air ke pelanggan secara kuantitas dan kualitas,” ungkap Lardi, Jumat (28/9/2018).

Direktur PDAM Tirta Dharma Ponorogo Lardi

Dengan kedua pembenahan ini, akan ada kenaikan debit air yang akan berpengaruh sampai ke kran-kran pelanggan. Di IKK Ponorogo debit akan naik 10 liter per detik menjadi 101 liter per detik. Sedangkan di IKK Pulung akan naik 15 liter per detik menjadi sekitar 100 liter per detik.

“Artinya kran-kran di rumah-rumah warga pelanggan kami nantinya semakin kencang alirannya,” terangnya.

Untuk kedua proyek ini, PDAM Tirta Dharma Ponorogo memperoleh bantuan dari Water Supply, Sanitation and Hygiene atau WASH, salah satu lembaga pendanaan grup Bank Dunia. Suntikannya adalah pembiayaan kedua kegiatan dengan nilai sebesar USD 30 ribu atau sekitar Rp 40 miliar.

“Tapi itu bukan dana segar langsung ke kita ya. Itu berupa barang dan kelengkapan untuk pelaksanaannya,” ujarnya.

Saat ini kedua proyek sedang dalam tahap penyusunan Detailed Engineering Design atau DED. Bila pertengahan tahun rampung, maka bisa segera dilelang. Pada 2019 baru bisa dilaksanakan dengan memperhitungkan kondisi alam sebab pekerjaan ini berhubungan dengan sumber air yang pasti adalah anugerah alam. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *