Dompet Kulit Produksi Unggulan Maguwan

Dompet Kulit Produksi Unggulan Maguwan

Dompet Kulit Produksi Unggulan Maguwan

Comments Off on Dompet Kulit Produksi Unggulan Maguwan

Sambit – Desa Maguwan merupakan Desa yang memiliki luas wilayah 501 Ha, berada di wilayah Kecamatan Sambit. Desa ini memiliki kelompok seni yang berkembang, yakni Reyog dan Gajah gajahan. Sedangkan upacara Tradiaional yang masih terawat sebagai bentuk potensi wisata adalah Bersih Desa di Bulan Selo.

“Kalau Selan di sini wayangan pagi dan malam, ” terang Endang Kepala Desa Maguwan.

Selain memilki budaya, Desa Maguwan juga mwmiliki produk unggulan. Yaitu Dompet Kulit. Dompet dari kulit tersebut merupakan karya dari Miseno Hadi yang berada di dukuh Banyu Gong.

Yaitu sebuah Dukuh yang ujung di Desa Maguwan. Dompet karya Miseno Suhadi ini telah banyak merambah pasar. Dengan bahan baku kulit samakan yang ia datangkan dari Magetan dan Yogyakarta. Kerajinan dompet kulit Karya Mandiri, begitu nama usaha yang ia rintis puluhan tahun.

“Pemasaran tidak hanya Ponorogo. Sidoharjo, Bali, Yogyakarta,” terang Miseno.

Dengan memperkejakan 4 orang karyawan di rumahnya ternyata pihak Miseno masih kewalahan melayani permintaan pasar.

“Bulan kemarin kita diminta pemesan dari Yogyakarta, 5000 biji satu bulan. Tapi kita hanya mampu stock 2000 biji,” ujar Miseno.

Maka kini dirinya memperkejakan orang dengan cara borongan. Sehingga seorang dalam 10 hari, bisa membuat 150 dompet. Sedang karyawan borongan itu bekerja bila ada job. Karyawan borongan yang ia pakai adalah pekerja ahli dari luar kota.

Dengan demikian dirinya berharap bisa menutup kekurangan dari permintaan pasar di Yogyakarta. Selain itu, Miseno sering mengajak anak muda untuk bisa berkarya membangun wira usaha. Dengan berwira usaha tentu kita bisa membangun masa depan generasi. (Kominfo/Jgo)

About the author:

Alamat

themecircle

Tentang Ponorogo

Back to Top