Breaking News
  • Home
  • News
  • Dorong Industri Kecil Berbasis Digital, Ponorogo Godok Smart City

Dorong Industri Kecil Berbasis Digital, Ponorogo Godok Smart City

By on October 12, 2018 0 181 Views

PERKEMBANGAN zaman semakin cepat memang menuntut masyarakat semakin dekat dengan dunia digital. Begitu pula industri usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM) yang harus segera berbasis digital. Smart City pun menjadi pilihannya.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni sat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-73 di halaman Pendopo Graha Kridha Praja, Ponorogo, Jumat (12/10/2018).

Para PNS di Lingkup Pemkab Ponorogo saat upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-73 di halaman Pendopo Graha Kridha Praja, Ponorogo, Jumat (12/10/2018).

Hal ini diutarakan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-73 di halaman Pendopo Graha Kridha Praja, Ponorogo, Jumat (12/10/2018). Sesuai dengan tema hari jadi kali ini, yaitu ‘Makmurkan Jawa Timur Melalui Industri UMKM Berbasis Digital’ maka Smart City menjadi pilihannya.

“Sebetulnya kita sudah persiapan dari tahun lalu. Tapi memang modelnya sedang kita siapkan untuk menuju ke sana,” ungkap Bupati Ipong.

Smart city merupakan sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya atau pun mengantisipasi kejadian yang tek terduga sebelumnya.

Jalan menuju terbentuknya smart city memang tidak mudah. Apalagi di Ponorogo masih ada kendala yang harus segera dipecahkan. Di antaranya adalah banyaknya blankspot atau area yang tidak terjangkau sinyal sebagai ‘jalan’ dari internet.

Pasukan Satpol PP Ponorogo sebagia Pembawa Bendera Provinsi Jawa Timur saat Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-73 di halaman Pendopo Graha Kridha Praja, Ponorogo, Jumat (12/10/2018).

Industri yang berbasis digital menurut Bupati Ipong merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Industri berbasis digital lahir sebagai cara menyikapi perkembangan zaman. “Untuk industrinya kita serahkan kepada masyarakat. Kita (pemerintah) saya rasa lebih banyak sediakan fasilitasnya saja. Fasilitas itu mungkin berupa sarana untuk menunjang perkembangan teknologi digital di sini,” kata Bupati Ipong.

Kembali lagi, penguatan pemancaran sinyal internet untuk mengurangi banyaknya blankspot akan dilakukan. “Karena memang itu sarana utama dalam industri digital itu,” pungkasnya (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *