Breaking News
  • Home
  • News
  • Harus Netral Saat Pileg dan Pilpres, PNS Tak Boleh Berpolitik

Harus Netral Saat Pileg dan Pilpres, PNS Tak Boleh Berpolitik

By on August 3, 2018 0 285 Views

NETRALITAS menjadi harga mati bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang tahapannya akan segera dimulai.

Hal ini diungkapkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada ponorogo.go.id, Jumat (3/8/2018). Dikatakannya, dalam berbagai kegiatan yang melibatkan PNS maupun para pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo, ia selalu selalu mengingatkan agar ASN/PNS menjaga netralitas dalam pileg dan pilpres serta tidak berpolitik.

“Saya selalu sampaikan bahwa pegawai negeri tidak boleh berpolitik. Kalau PNS ingin berpolitik maka berhentilah sebagai pegawai negeri dan ikutlah partai politik. Kalau sudah begitu, silakan jadi caleg, jadi tim sukses atau jadi apa saja boleh,” kata Bupati Ipong.

 

Para PNS/ASN di lingkungan Pemkab Ponorgo diharapkan netral dan tidak berpolitik meski memiliki hak suara dalam pileg dan pilpres yang tahapannya segera dimulai.

Memang, sebagai warga megara, PNS punya hak pilih. PNS juga dan boleh bersimpati atau menyukai caleg atau capres tertentu untuk nantinya memberikan suara kepada calon pilihannya. Namun para abdi negara tak boleh berpolitik.

“PNS itu loyalitasnya kepada pemerintah dan NKRI. PNS juga harus loyal kepada pimpinan atau juga loyal kepada kepala daerah. Meski begitu, PNS tetap harus profesional,” ujarnya.

Bupati Ipong menambahkan, untuk dirinya dan wakilnya, Soedjarno, hal ini tidak berlaku. “Kami boleh karena bukan ASN. Karena itu saya sekarang jadi ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem. Tapi saya ngomong begini bukan berarti saya ngajak ASN atau PNS masuk Nasdem. Saya malah mengingatkan ASN/PNS tidak boleh berpolitik,” ujarnya.

Meski menjadi Ketua Bappilu Partai Nasdem, ia menjamin kinerjanya sebagai kepala daerah tidak akan terganggu. Sebab ia memilih hari Sabtu dan Minggu atau akhir pekan dan hari libur untuk melaksanakan tanggung jawabnya sebagai tim pemenangan. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *