Breaking News
  • Home
  • News
  • Jalani Simulasi, Siswa SMP Ponorogo Siap UN

Jalani Simulasi, Siswa SMP Ponorogo Siap UN

By on March 12, 2018 0 195 Views
Sebanyak 12.890 ribu siswa kelas IX atau kelas 3 SMP dan MTS baik negeri maupun swasta di Kabupaten Ponorogo dinilai telah siap melaksanakan Ujian Nasional (UN). Hal ini terlihat dari penyelenggaraan simulasi alias try out serentak di seluruh Ponorogo pada Senin (12/3/2018) yang berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kabid SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo Rudi Hantoro mengatakan, try out yang digelar tersebut merupakan ajang latihan bagi para siswa untuk menghadapi UN yang akan digelar pada 23-26 April mendatang.
“Try out dilaksanakan agar peserta UN siap dengan kondisi yang ada. Baik siap untuk menghadapi alat (untuk UNBK, UN berbasis komputer) maupun siap dengan materi ujinya untuk yang UNKP (Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil),” ungkap Rudi kepada ponorogo.go.id, Senin (12/3/2018).
Rudi menyebut, saat ini seluruh materi untuk ujian telah selesai diberikan kepada para siswa. Hari-hari ini, para guru tinggal memberikan pemantapan untuk menghadapi ujian sesungguhnya. Dari dua kali try out sebelumnya, Rudi menilai anak-anak sudah sangat siap dan tidak canggung dengan UNBK maupun menghadapi LJK atau lembar jawab komputer untuk yang UNKP.
“Dengan persiapan yang cukup kita berharap hasilnya baik,” ujarnya sambil berharap seluruh siswa SMP di Ponorogo lulus dari sekolahnya.
Pada 2018 ini, sebanyak 119 SMP dan MTs dengan 9.468 siswa akan melaksanakan UNBK. Sedangkan 53 SMP lainnya dengan 3.242 siswa akan melaksanakan ujian nasional dengan LJK atau UNKP.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Telkom dan PLN agar jaringan internet dan jaringan listrik pada saat hari H tidak ada masalah. Kita juga berdoaagar tidak ada kejadian alam luarbiasa yang berakibat putusnya jaringan,” ungkap Rudi.
Hanna, salah satu pengawas simulasi di SMP Negeri  2 Ponorogo mengatakan, anak didiknya sudah cukup lancar dalam menjalani  ujian berbasis kertas atau menggunakan LJK. Hal ini menggembirakan karena artinya mereka siap untuk menghadapi ujian dalam berbagai modelnya.
“Di SMP Negeri 2 ujiannya berbasis komputer. Simulasinya sudah kita laksanakan. Hari ini simulasi yang LJK dan berjalan lancar. Baik dengan komputer maupun manual (LJK) mereka siap,” pungkasnya.
(kominfo/dist)
  News