Breaking News
  • Home
  • News
  • KA Perdakum : Kami Akan Upayakan Harga di Pasar Tetap Stabil Selama Puasa hingga Lebaran

KA Perdakum : Kami Akan Upayakan Harga di Pasar Tetap Stabil Selama Puasa hingga Lebaran

By on May 4, 2018 0 351 Views

Puasa Ramadhan tinggal menghitung hari, namun beberapa kebutuhan pokok sudah mulai sulit didapat. Hasil pantauan Ponorogo.go.id di Pasar Songgolangit Jum’at (4/5) untuk stok ayam potong dan telur jelang bulan puasa mendadak langka dan mengakibatkan lonjakan harga.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Songgolangit mengatakan pasokan ayam yang dia jual menurun drastis. Ia mengaku biasanya dalam sehari dia dapat mengambil stok ayam hingga 25 potong, sekarang hanya mendapat 7-10 potong. Dia tidak tahu persis kenapa stok ayam tiba-tiba sulit. “Tapi sudah biasanya kayak gini kalau mepet ramadhan,,” jelasnya Endang (nama samaran,red) Jum’at (4/5)

Endang menjelaskan harga ayam sejak sepuluh hari terakhir sudah naik dari yang sebelumnya Rp 24 ribu menjadi Rp 34 ribu. Soal kelangkaan stok ayam itu dirasakannya tiga hari terakhir. “Sepuluh hari sudah mulai menurun, tapi tiga hari lalu terasa sulitnya,” terang pedagang yang sudah berdagang 15 tahun lalu itu.

Pasokan Ayam Menjelang Ramadhan Mulai menipis

Hal yang sama diakui Parjono salah satu pendagang telur di pasar tersebut. Dia mengaku kesulitan menghadapi permintaan konsumen yang terung meningkat. Sementara stok telur sulit dia dapatkan. “Bisa jadi mepet puasa ini ya,”ungkap Parjono.

Dia mengaku harga telur naik Rp 2 ribu sejak empat hari terakhir dari harga semula Rp 22 ribu. Pun selama ini biasanya dia mengambil stok telur dari peternak di daerah setempat. “Kalau nanti dekat lebaran biasanya lebih sulit lagi,” jelasnya.

Hal itu langsung mendapat respon Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum). Kepala Perdakum Addin Andhanawarih mengatakan kelangkaan stok ayam dan telur disebabkan karena permintaan tinggi. ‘’Biasanya kalau seperti ini banyak yang buat kue. Apalagi industri rumahan pasti banyak pesanan kalau jelang puasa seperti ini,’’ kata Addin

Addin langsung merespon cepat kelangkaan stok ayam dan telur itu dengan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sekaresidenan Madiun. Dia menginginkan daerah yang masih memiliki banyak stok dapat menyuplai kekurangan di daerah lain. “ contohnya kalau Ponorogo kekurangan kedela bisa di suplay dari daerah lain yang stok kedelainya melimpak,” ucapnya.

Dia menyebut selain kelangkaan stok, faktor lainnya yang harus diperhatikan adalah menjaga stabilitas harga pada bulan puasa dan lebaran. Mengenai hal itu, pihaknya sudah membentuk tim yang akan bertugas turun ke pasar mengecek harga. “Jadi kami upayakan harga dapat stabil,” tambahnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi jika ada pedagang nakal yang menaikkan harga seenaknya sendiri, pihaknya berjanji segera melapor ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia di Kediri. “Ada perlindungan konsumen kalau memang ada konsumen yang dirugikan,” tungkasnya. (kominfo/fdl)

  News