Breaking News
  • Home
  • News
  • KADINKES : Ayok Galakkan PSN Untuk Menghambat Pertumbuhan Nyamuk

KADINKES : Ayok Galakkan PSN Untuk Menghambat Pertumbuhan Nyamuk

By on January 22, 2019 at 7:00 pm 0 245 Views

Musim hujan yang turun tak teratur mengakibatkan banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk aedes aegypti, pasalnya nyamuk tersebut bisa mengakibatkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk wilayah Ponorogo sendiri di awal Januari sampai 2 minggu pertama ada 73 orang yang terjangkit DBD, dan 3 orang Meninggal. 

Rahayu Kusdarini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo saat ditemui di kantornya mengungkapkan ada 73 orang yang suspect terkena DBD yang di nyatakan dengan pemeriksaan darah. 

“Kita selalu melakukan pelacakan yang terjangkit DBD, dan untuk jumlah pastinya ada 73 orang yang terjangkit,” ungkap orang nomor satu di Dinkes, Selasa (22/1/2019)

Angka ini dibilang tinggi karena cuaca tidak menentu kadang hujan kadang tidak, dan ini berakibat banyaknya air yang menggenang dan itu bisa membuat nyamuk berkembang sangat mudah. 

Irin sapaan akrab Rahayu Kusdarini menjelaskan bahwasannya untuk mengatasi DBD ini bukan dengan di fogging saja, melainkan juga Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) nya harus juga digalakkan, sehingga pertumbuhan nyamuk bisa di hentikan. 

“Kalau fogging itu cuman membunuh nyamuk dewasa saja, tapi untuk jentiknya juga harus kita berantas dengan cara menerapkan PSN dengan membuang genangan-genangan air, menutup tempat yang berpotensi untuk di jadikan sarang,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah melakukan fogging dalam sehari rata-rata 2-3 titik kita lakukan fogging dan sampai sekarang jumlahnya ada 21 yang sudah terfogging. 

“Hari minggu pun kita lakukan fogging juga, dan nantinya di harapkan kepada masyarakat setelah di lakukan fogging masyarakat bisa membantu dengan PSN. Ibarat perang kita harus mengebom sarangnya,” kata Irin. 

Irin menambahkan, hampir seluruh Kecamatan yang ada di Ponorogo terdampak. Dari 21 Kecamatan ada 13 Kecamatan tidak terdampak DBD. Pihaknya juga berharap masyarakat bisa berpartisipasi dalam PSN. 

“Masyarakat harus ikut menggalakkan PSN secara berkala 1 minggu sekali, untuk memutus perkembangangan nyamuk. Karena itu tidak dapat dilakukan Pemerintah melainkan Masyarakat,” harapnya. (Kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *