Breaking News
  • Home
  • News
  • Keramba di Telaga Wisata Ngebel, Dibutuhkan Tapi Menyimpan Bahaya

Keramba di Telaga Wisata Ngebel, Dibutuhkan Tapi Menyimpan Bahaya

By on February 13, 2019 0 168 Views

KERAMBA sebagai cara beternak ikan di telaga Wisata Ngebel memang dibutuhkan. Namun keberadaannya juga menyimpan potensi bahaya bagi tubuh manusia.

Petugas dari UPSDA 3 BBWS Bengawan Solo di Madiun Wilayah Eks Karesidenan Madiun, Wahyono, Rabu (13/2/2019) mengatakan, keramba memang merupakan bagian dari kepentingan dari pedagang kuliner yang berada di tepian Telaga Wisata Ngebel. Dengan adanya keramba, ikan akan lebih mudah berkumpul di sekitar titik keramba. Ikan akan mudah diberi makan sehingga pertumbuhannya bagus dan lebih mudah dijaring.

“Bahayanya adalah kalau air dari telaga itu juga dikonsumsi sebagai air minum. Sisa-sisa makanan yang mengendap ke bawah itu mengandung partikel-partikel yang berbahaya bagi tubuh manusia. Dalam jangka panjang tentu akan ada efeknya,” ujarnya di Telaga Ngebel.

Solusi yang paling mungkin dari kondisi ini adalah tidak menambah keramba dan sebisa mungkin menghilangkannya. Soal usaha perikanan sebagai penyokong wisata kuliner, Wahyono menyatakan nelayan atau peternak ikan lokal bisa membuat kolam di sekitar Telaga Wisata Ngebel.

“Yang di telaga dibiarkan alami saja. Kalau mau ngambil ya dipancing saja. Pakai cara manual, begitu maksudnya,” ujarnya. Sehingga, lanjutnya, meskipun ada juga pakan buatan yang dipakai dalam umpan namun jumlahnya sangat kecil dibanding bila ada kerambanya.

“Semua itu jangka panjang. Kalau dibiarkan, secara tidak sadar kita sudah memasukkan penyakit ke dalam tubuh kita,” pungkasnya. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *