Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Libur Coblosan, Kantor Ini Tetap Siaga

Libur Coblosan, Kantor Ini Tetap Siaga

By on June 26, 2018 0 281 Views

COBLOSAN alias pemilihan umum untuk menentukan gubernur Jawa Timur pada Rabu (27/6/2018) boleh saja jadi hari libur. Bahkan menjadi hari libur nasional sebab terdapat 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada serentak di seluruh Indonesia. Tapi untuk para petugas ini, libur tetap menjadi hari aktif karena bersiaga demi kelancaran layanan dan kondisi kedaruratan.

Unit Gawat Darurat (UGD) di 19 Puskesmas dan di RSUD dr Harjono, Ponorogo, bersiaga melayani kondisi kedaruratan warga Ponorogo di hari diliburkan pada Rabu (27/6/2018).

 

Petugas PDAM mengecek kesiapan alat untuk menanggulangi kerusakan yang mungkin terjadi dan dilaporkan pada saat hari diliburkan terkait pilkada serentak pada Rabu (27/6/2018). Belasan petugas piket dan teknisi profesional siaga di kantor maupun on call untuk melayani keluhan pelanggan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo Rahayu Kusdarini mengatakan, sesuai Keppres nomor 14 tahun 2018 tentang Libur Nasional terkait pilkada serentak dan Surat Edaran Bupati Ponorogo tentang pelaksanaan hari libur pilkada serentak seluruh instansi memang diliburkan. Namun untuk bagian-bagian terkait pelayanan tetap harus bersiaga atau memberikan pelayanan.

“Kalau di lembaga kami, bidang kesehatan, layanan di Unit Gawat Darurat (UGD) tiap puskesmas tetap buka. UGD RSUD (dr Harjono Soedigdomarto) juga pasti buka, bahkan 24 jam. Seluruh petugasnya telah siap dan kami tidak perlu briefing khusus karena sudah menjadi rutinitas setiap hari libur,” ungkapnya kepada ponorogo.go.id, Selasa (26/6/2018).

Terdapat 19 Puskesmas yang memiliki bagian UGD yang tersebar di seluruh Ponorogo. Para petugas piket sudah dibuat jadwalnya sesuai gilirannya. “Jadi tetap bisa melayani kondisi darurat. Kami buka sampai malam,” ungkap salah satu petugas di Puskesmas Ponorogo Selatan sambil menambahkan untuk yang melebihi tengah malam alias 24 jam, kedaruratan dikirim ke RSUD dr Harjono.

Hal yang sama diutarakan Direktur PDAM Ponorogo Lardi. Untuk mengantisipasi berbagai persoalan berupa gangguan distribusi air, pihak PDAM telah menyiagakan tim beranggotakan 15-16 personel. Mereka akan stand by baik di kantor maupun on call untuk menanggulangi persoalan yang terjadi pada pelanggannya.

“Petugas piket sudah tentu dijadwalkan. Kemudian petugas profesional atau teknisi di bidangnya masing-masing juga siap untuk dipanggil jika ada trouble. Baik itu ada kebocoran, air tidak mengalir atau keluhan lain. Kalau kasir tentu saja ikut libur,” ungkap Lardi.

Tangki-tangki juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi-kondisi tertentu. “Pelanggan di 11 kecamatan dan di kota tidak perlu khawatir lah,” kata Lardi.

Sesuai Keppres, SE Gubernur Jatim nomr 131/2018 dan SE Bupati Ponorogo, tanggal 27 Juni 2018 merupakan hari yang diliburkan terkait pelaksanaan pilkada serentak di Indonesia. Seluruh instansi pemerintah tentu saja libur. Namun untuk hal-hal terkait pelayanan langsung seperti RS, puskesmas, telekomunikasi, air minum, listrik dan pemadam kebakaran, tetap harus bersiaga dengan mengatur personel yang bertugas pada hari tersebut. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *