Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Luruskan Data Panen Padi, Bupati Koordinasi dengan BPS

Luruskan Data Panen Padi, Bupati Koordinasi dengan BPS

By on March 16, 2018 0 172 Views

PEMKAB Ponorogo akan terus berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Ponorogo untuk bisa melahirkan data yang akurat. Utamanya untuk data hasil panen padi dari lahan pertanian di Ponorogo yang angka rilis BPS-nya berbeda dengan hasil senyatanya. Bahkan data BPS tersebut sempat mengundang protes para petani.

Bupati Ponorogo  Ipong Muchlissoni mengatakan koordinasi dilaksanakan pada Jumat (16/3/2018) di Pringgitan atau rumah dinas bupati Ponorogo. “Kita undang mreka untuk hadir karena data mereka tidak sesuai dengan fakta,” ungkap Bupati Ipong, Jumat (16/3/2018).

Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono menyatakan, koordinasi tersebut dilaksanakan untuk meluruskan data tentang data produksi padi di Ponorogo pada tahun 2017 yang dirilis BPS Ponorogo. Data tersebut menyatakan produktifitas padi pada tahun 2017 mencapai  5,6 ton tiap hektare.

Sekda Agus Pramono menyebut, angka ini diprotes sejumlah  gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dari beberapa kecamatan. Pasalnya, berdasarkan hasil nyata petani produktivitas padi di Ponorogo pada 2017 lalu telah mengalami peningkatan signifikan.

“Hasil per hektare itu saat ini sudah naik jauh. Fakta di lapangan sudah mencapai 7-8 ton per hektare,” kata Sekda Agus Pramono.

Hasil ini merupakan data yang didapat dari penelitian yang dilakukan oleh  Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo.  Peningkatan ini disebut sebagai dampak dari penggunaan pupuk organik cair (POC) kepada petani melalui anggaran tahun 2016 dan tahun 2017.

Ditambahkannya, BPS mau meluruskan data tersebut. Karena ketidaksesuaian data ini berdampak besar bagi petani dan juga Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Jika data yang selisih jauh ini dibiarkan maka akan ada banyak pihak yang protes. (kominfo/dist)