Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Masuk RPJMD dan Getol Gelar Acara Kesenian, Ponorogo Dapat Penghargaan Bidang Pariwisata

Masuk RPJMD dan Getol Gelar Acara Kesenian, Ponorogo Dapat Penghargaan Bidang Pariwisata

By on October 25, 2018 0 154 Views

PEMKAB Ponorogo dinilai memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam mengembangkan pariwisata di daerahnya. Penghargaan ini diberikan Pemprov Jatim dalam rangka Anugerah Wisata Jawa Timur Tahun 2018. Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Ipong Muchlissoni dalam malam Anugerah Wisata pada Selasa (23/10/2018) di Hotel Mercure Surabaya.

Bagi Bupati Ipong Muchlissoni, penghargaan bidang pengembangan pariwisata yang diberikan kepada Ponorogo cukup mengejutkan. Sebab menurutnya, berbagai kegiatan dalam mengembangkan kehidupan pariwisata di Ponorogo adalah hal yang biasa. Namun saat berbagai faktor diraihnya penghargan dibacakan, ia justru baru tersadar bahwa memang Pemkab Ponorogo serius di bidang ini.

Piagam penghargaan bidang pengembangan pariwisata dari Pemprov Jatim Surabaya Selasa (23/10/2018) lalu – (foto : humas pemkab ponorogo)

Trofi penghargaan bidang pengembangan pariwisata dari Pemprov Jatim Surabaya Selasa (23/10/2018) lalu – (foto : humas pemkab ponorogo)

“Ponorogo ini dibacakan pertama kali di banding daerah lain yang juga dapat. Dan uraiannya paling panjang. Dan ternyata banyak hal yang membuat kita ini dinilai punya komitmen kuat dalam menghidup-hidupkan pariwisata di Ponorogo khususnya dan Jawa Timur pada umumnya,” kata Bupati Ipong, Kamis (25/10/2018).

Faktor pertama adalah Pemkab Ponorogo dinilai berkomitmen karena menempatkan pariwisata sebagai sektor unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kedua dari visi Pemkab Ponorogo yang menetapkan tiga visi utama yaitu maju, berbudaya dan religius yang dianggap memiliki basis dukungan kuat terhadap pariwisata.

“Mengapa begitu, sebab pariwisata itu berbasis kemajuan, budaya dan religi,” terangnya.

Ketiga, Pemkab Ponorogo diyakini berpihak dalam politik anggaran. Panitia menilai porsi anggaran sektor pariwisata dalam APBD Ponorogo pada 2016, 2017 dan 2018 cukup tinggi. “Hal ini bisa dilihat dari bantuan Pemkab Ponorogo berupa alat kesenian kepada desa-desa juga paguyuban-paguyuban kesenian yang tidak hanya di Ponorogo tapi juga di luar Ponorogo bahkan luar negeri,” ungkap Bupati Ipong.

Masih dalam politik anggaran, Pemkab Ponorogo juga memberikan bantuan stimulus kepada desa-desa wisata. Bantuan tersebut besarnya adalah Rp 25 juta per desa dan sudah ada 100 desa yang mendapatkannya di 2017 lalu.

Faktor keempat, Pemkab Ponorogo dinilai berinisiatif membangun destinasi wisata buatan yaitu dengan membangun kampung reyog. Paling akhir, Pemkab Ponorogo dinilai gencar melaksanakan promosi pariwisata. Hal ini terbukti dari banyaknya kegiatan seperti lomba karawitan anak, lomba macapat, pementasan reyog bulan purnama serta berbagai pentas seni budaya yang lain.

“Jadi kita ini semua bekerja demi masyarakat, membuat program demi masyarakat. Ya bersyukur saja kalau kemudian penghargaan yang didapat,” pungkas Bupati Ipong. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *