Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan

Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan

By on May 2, 2018 0 209 Views

Upacara di Halaman Pendopo Kabupaten kali ini, Rabu,2/5/18 tampak ada perbedaan yang patut dibanggakan. Dilihat dari sisi peserta maupun kehadiran undangan yang hampir bisa dinyatakan 90 % hadir, dari mulai pejabat eselon sampai dengan Forpimda.

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini mengambil tema “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan” berkenan menjadi inspektur Upacara Wakil Bupati Ponorogo drs. Soejarno.MM. Wakil Bupati pada kesempatan upacara tersebut berkenan pula menyerahkan Penghargaan dan piala kepada 6 ( Enam ) Siswa berprestasi yaitu :

  1. Juara 1 FLS 2 N ( Fistival Lomba Dan Seni Nasional ) Gitar Solo dari SMPN 5 Ponorogo
  2. Juara 1 OSN ( Olimpiade Saint Nasional ) Matematika dari SMPN 1 Jetis ( Natasya Marselina Cahaya.S. ).
  3. Juara 1 KID Atletik Putra dari SDN 2 Grogol Sawoo ( Mohammad Yasik Muzaki )
  4. Juara 1 OSN ( Olimpiade Saint Nasional ) Matematika dari SD Muhammadiyah Ponorogo M. Farel Rizqullah
  5. Juara 1 Lomba Pantomim dari SDN Krebet 2 Jambon ( Alif Helta Saktio suntar )
  6. Juara 1 Jurus Tunggal seni Pencak Silat dari SDN 1 Plosojenar Kauman ( Hanif Ngilmi’an )

Usai menyerahkan pila kepada siswa siswi berprestasi, Soejarno dalam amanatnya membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhajir Efendi dalam sambutannya diantaranya menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 ini dengan tema Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan marilah kita jadikan Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran pemikiran dan praktek pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantoro.

Di dalam Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003 Bab. I Pasal 1 Ayat 2 disebutkan bahwa Pendidikan Nasional adalah Pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sedangakan Kebudayaan Nasional merupakan akar Pendidikan Nasional, disinilah terjadinya titik temu antara pendidikan  dan kebudayaan.

Jika Kebudayaan Nasional kita mengguncang kuat didalam tanah tumpah darah Indonesia akan subur dan kokoh pulalah pembangunan Pendidikan Nasional Indonesia, disamping itu disahkannya UU nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan, akan mempertegas posisi kebudyaan nasional sebagai roh pemberi hidup dan penyangga bangunan pendidikan nasional kita.Kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidikan, pendidikan yang dihidupi dan disinari oleh Kebudayaan Nasional. ( Kominfo/Panji ).