Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Minimarket ‘Miring’ Ala Ibu-Ibu Simpan Pinjam Kecamatan Kauman

Minimarket ‘Miring’ Ala Ibu-Ibu Simpan Pinjam Kecamatan Kauman

By on June 6, 2018 0 456 Views

 SHOPPING alias berbelanja untuk kebutuhan lebaran dengan harga serba miring bukanlah monopoli jaringan penyedia barang konsumsi raksasa. Ibu-ibu yang sehari-hari sibuk di dapur pun bisa membuat minimarket yang menyediakan kebutuhan berlebaran yang serba murah.

Inilah yang dihadirkan para ibu anggota kelompok Simpan Pinjam Perempuan Badan Kerjasama Antar Desa (SPP BKAD) Kecamatan Kauman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah atau lebaran 2018 ini. Mereka menggelar Bazar Murah di halaman Kantor Kecamatan Kauman sejak Senin (4/6/2018) sampai Senin lagi (11/6/2018). Selama delapan hari tersebut mereka membuka lapak di bawah tiga buah terop menghadap Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri.

“Ini adalah cara kami untuk membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan perayaan lebaran. Semua harganya murah, terjangkau, bersaing dengan toko lah,” ungkap Purwaningsih kepada ponorogo.go.id, Rabu (6/6/2018).

Purwaningsih mengatakan, di atas meja yang dijajar sepanjang sekitar 8 meter, ibu-ibu anggota SPP BKAD Kecamatan Kauman ini membeber puluhan komoditas. Mulai dari beras, krupuk, kue lebaran sampai biskuit pabrikan.

Keripik mentah menjadi salah satu idola warga saat berbelanja. Makanan ringan ini diproduksi sendiri oleh ibu-ibu di berbagai desa di Kecamatan Kauman.

“Sebagian besar adalah buatan ibu-ibu atau produksi dari warga Kecamatan Kauman sendiri sehingga harganya bisa lebih murah dari toko. Beras kita ambil dari Plosojenar, kue di buat ibu-ibu Somoroto, dan masih banyak lagi. Ya yang pabrikan (kue kaleng) itu kami kulakan,” terang Purwaningsih.

Dari Bazar Murah SPP BKAD Kauman ini, lanjut Purwaningsih, para ibu tersebut bisa meraup untung yang lumayan untuk membantu keuangan keluarganya. Tahun lalu, laba bersih kegiatan ini mencapai lebih dari Rp3 juta. Diperkirakan tahun ini laba bersih mereka masih di kisaran angka tersebut. Sebab hampir tidak ada penambahan barang yang berarti.

“Yang jelas kami bisa membantu warga menyediakan barang murah untuk warga. Mereka sangat antusias. Bahkan banyak yang sudah menunggu-nunggu,” kata Purwaningsih.

Bazar murah kali ini adalah yang keempat kalinya digelar SPP BKAD Kauman. Selain pada saat menjelang lebaran, SPP BKAD Kauman juga sering mengisi stan pameran di berbagai kegiatan Pemkab Ponorogo.

“Ini adalah upaya para ibu untuk memutar uang dalam simpan pinjam tersebut. Upaya untuk menggerakkan ekonomi,” pungkas Purwaningsih diamini dua rekannya sesama anggota SPP BKAD Kauman. Saat ini SPP BKAD Kauman telah beranggotakan sekitar 800 orang ibu dari 16 desa di Kecamatan Kauman. Mereka aktif melakukan kegiatan ekonomi dengan modal dari pinjaman dari SPP BKAD tersebut. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *