Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Pakdhe Karwo : Gotong Royong Harus Jadi Budaya, Karena Gotong Royong Adalah Solusi

Pakdhe Karwo : Gotong Royong Harus Jadi Budaya, Karena Gotong Royong Adalah Solusi

By on November 11, 2018 0 87 Views

Gotong royong merupakan budaya yang telah lama hidup di tengah masyarakat harus terus dilestarikan. Pasalnya, gotong royong merupakan solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Gubernur Jatim, Soekarwo dan Bupati Ponorog, Ipong Muhclissoni Saat menghadiri acara puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46, Jawa Timur 2018, di Aloon-Aloon Ponorogo, Senin (12/11/2018).

Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sambutannya pada acara puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46, Jawa Timur 2018, di Aloon-Aloon Ponorogo, Senin (12/11/2018). Mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk membudayakan gotong royong. Dia mencontohkan seperti kejadian bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, disitu banyak masyarakat saling gotong royong untuk membantu para korban agar segera pulih.

“Ya seperti bencana longsor di Desa Banaran, Pulung, seluruh element masyarakat saling bahu membahu dan menunjukkan sikap gotong royong agar semua permasalahan segera terselesaikan,” ungkapnya

Gotong royong merupakan budaya yang sudah dikenal lama oleh masyarakat Indonesia. Meskipun nama atau sebutan berbeda-beda di Indonesia, Karena di Indonesia memiliki banyak suku, dan budaya. Maka dari itu gotong royong harus kita jaga dan itu harus jadi budaya,

Pakdhe sapaan akrab Soekarwo, menjelaskan BBGRM XV digabung acara menjadi satu dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46, karena gotong royong harus dilakukan dalam setiap kegiatan PKK, yaitu dasa wisma, pelaksanaan taman posyandu, keluarga berencana dan mengajar ibu-ibu ketrampilan.

“Dasa wisma PKK yang bisa mencipatakan kegotong royongan antar masyarakat terutama ibu-ibu dalam menyelesaikan persoalan yang ada disekitarnya,” jelasnya.

Acara selanjutnya di lanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46, Jawa Timur 2018 dimulai. Selanjutnya pakdhe Karwo membuka pameran produk unggulan daerah yang ada di Jatim. (Kominfo/fdl)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *