Breaking News
  • Home
  • News
  • Pansel CPNS Terima Pengaduan, 25 Surat Sanggahan Diajukan

Pansel CPNS Terima Pengaduan, 25 Surat Sanggahan Diajukan

By on October 24, 2018 0 1164 Views

PADA masa pengaduan atau waktu sanggah untuk para pendaftar CPNS Ponorogo pada Selasa (23/10/2018) terdapat sejumlah peserta yang mendatangi panitia seleksi di lantai V gedung Graha Kridha Praja Ponorogo. Akhirnya sebanyak 25 surat usulan atas aduan atau sanggahan ini dilayangkan panselda ke panselnas CPNS 2018.

“Hari Rabu (24/10/2018) saya menandatangi surat sanggahan sebanyak 25 lembar dari para peserta itu (769 yang tidak lolos seleksi administrasi) dan saya usulkan ke Panselnas,” ungkap Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, Rabu (24/10/2018) sebagai ketua Panselda CPNS Ponorogo 2018.

Dikatakannya, ada dua kemungkinan dari sanggahan atau pengaduan yang akhirnya diusulkan tersebut. Pertama, peserta merasa seharusnya lolos administrasi tapi tidak lolos dan semula tidak lolos namun bisa lolos.

“Perlu saya tekankan, pengaduan atau sanggahan bukan melengkapi berkas. Sekali lagi tidak ada melengkapi berkas. Tapi kita lihat pengaduannya dan kita klarifikasi ke pihak yang kompeten. Misalnya, ada lulusan jurusan pertanian, dia bisa masuk atau tidak di formasi yang dimasuki. Untuk persoalan jurusan ini justru ada tiga yang akhirnya bisa lolos,” terangnya.

Dengan adanya usulan ke Panselnas, maka kalau saat ini jumlah peerta yang lolos seleksi administratif adalah 5.567, maka setelah ada persetujua, angka ini akan berubah. Bila disetujui maka akan bertambah, bila tidak maka ya jumlahnya bisa saja tetap.

Terkait jadwal ujian SKD atau Seleksi Kemampuan Dasar Agus menyatakan jadwal secara umum adalah mulai 26 Oktober 2018 dan berakhir 17 November mendatang. Namun belum pembagian jadwal dengan kabupaten/kota. Hal ini karena SKD akan dilaksanakan di satu lokasi, yaitu Wisma Haji Kota Madiun.

“Kita ini bersamaan dengan Kabupaten Ngawi, Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun dan Pacitan. Nanti pelaksanaannya di Wisma Haji Madiun. Jumlah komputernya tidak seperti rencana. Sempat disebut 300, lalu akan ditambah jadi 400 tapi data paling akhir ternyata penyediaannya hanya sekitar 190 unit saja,” ujarnya.

Dengan jumlah unit komputer ini, maka CAT atau Computer Assisted Test untuk sekitar 5.567 peserta akan berlangsung selama enam hari. Ini karena tiap hari akan digelar lima shift ujian. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *