Paripurna

Paripurna

Paripurna

Comments Off on Paripurna

RAPAT PARIPURNA

 

paripurnaPONOROGO, – Masa tahun anggaran 2015-2016 yang nyaris tinggal satu bulan,DPRD Kabupaten Ponorogo segera menyelenggaran rapat pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) tahun 2017. Agenda itu diawali dengan menggelar Rapat Paripurna Membahas Rapeda tentang APBD tahun 2017 Kamis, (10/11/16) kemarin.
Rapat yang mengagendakan penyampaian nota keuangan Bupati Ponorogo itu selain dihadiri bupati H. Ipong, juga Wakil Bupati, Drs. H. Sudjarno, MM, pimpinan dan anggota DPRD, serta pejabat Muskopimda kabupaten Ponorogo.

Dalam sambutan penyampaian nota keuangan dan usulan penggunaan APBD tahun 2017 itu, bupati H. Ipong Muchlissoni, menjelaskan beberapa hal terkait usulan kebijakan prioritas penggunaan anggaran yang tentunya diharapkan bakal disetujui oleh kalangan DPRD Kabupaten Ponorogo.

“Pembahasan RAPBD kita sadari sebagai salah satu agenda penting tahunan yang harus dilakukan diakhir masa tahun anggaran berjalan menjelang bergulirnya masa tahun anggaran baru. Selain sebagai pijakan pelaksanaan program pembangunan, terpenting adalah untuk menentukan program skala prioritas selama kurun waktu setahun mendatang,” terang Bupati.

Poin-poin prioritas program pemerintah daerah tahun 2017 selanjutnya diampaikan bupati H. Ipong secara garis besar per-bidangnya. Diantaranya Bidang Kesehatan, bupati atas nama pemerintah daerah kabupaten Ponorogo mengusulkan penambahan anggaran untuk pengadaan ambulan bagi beberapa puskesmas, khususnya yang ada di wilayah pedesaan terpencil. Juga penambahan anggaran untuk operasional Posyandu yang diperkirakan semua mencapai 6 Milyar.

Di Bidang Pendidikan, bupati mengusulkan adanya dana APBD untuk bantuan siswa miskin khususnya siswa madrasah diniyah. Bantuan yang selain akan diberikan berbentuk tunai, juga bisa diwujudkan untuk pembelian seragam dan keperluan sekolah lainnya. Selanjutnya juga usulan adanya anggaran program beasiswa bagi siswa yang berprestasi di kabupaten Ponorogo. Sementara soal masih adanya laporan sekolah kekurangan murid, bupati mengusulkan tentang adanya program merger sekolah.
Kemudian di Bidang Pertanian, bupati H. Ipong mengusulkan konsep program Organik.

Terakhir dan yang paling penting, adalah di sektor pembangunan sarana prasarana atau tepatnya jalan. Dimana bupati mengakui bahwa permasalahan buruknya sarana jalan di Ponorogo ini sudah menjadi topik pembicaraan umum selama ini. (K.O.M.I.N.FO)

 

About the author:

Alamat

themecircle

Tentang Ponorogo

Back to Top