Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Pedagang Eks Stasiun Diajak Kompak dengan Pedagang Pasar Legi Ikut Relokasi

Pedagang Eks Stasiun Diajak Kompak dengan Pedagang Pasar Legi Ikut Relokasi

By on January 29, 2019 at 6:30 pm 0 186 Views

KOMPAK pindah ke Pasar Relokasi atau penampungan di lahan bekas RSUD dr Harjono seperti para peadagang dari Pasar Legi. Itulah yang diharapkan Pemkab Ponorogo terhadap para pedagang yang saat ini masih bertahan di lahan PT KAI yang disebut-sebut sebagai Pasar Eks Stasiun.

“Kita menghimbau ayolah kita kompak dengan pedagang Pasar Legi untuk pindah ke sana (Pasar Relokasi). Kalau mau pindah, kita akan fasilitasi,” ungkap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai audiensi dengan 17 pedagang Pasar Eks Stasiun di Ruang Bantarangin, Selasa (29/1/2019).

Ke-17 pedagang adalah orang-orang yang telah membayar sewa atau beli bangunan yang dibangun secara ilegal oleh beberapa pengembang dan sepekan lalu telah dibongkar oleh Pemkab Ponorogo.

“Itu himbauan kami dan kalau mbongkar tidak lah. Kami tidak membongkar pasarnya. Kalau bangunan tidak berizin, iya, dan sudah kami bongkar,” imbuh Bupati Ipong. Bupati Ipong menyatakan, secara formal Pemkab Ponorogo tidak memiliki program membongkar pasar.

Saat ditanya soal kemungkinan para pedagang eks stasiun tidak mau pindah, Bupati Ipong menyatakan ia dan jajaran Pemkab Ponorogo telah mempunyai beberapa rencana untuk mengatasinya. “Ya nantinya kita bikin langkah-langkah yang membuat mereka mau pindah ke Pasar Relokasi,” ujarnya tanpa merinci tindakan yang akan dibuat tersebut.

Terkait lahan bekas baungan yang dibongkar Bupati Ipong menyebut hal itu seluruhnya terserah PT KAI. Hal yang sangat mungkin dilakukan adalah memohon kepada PT KAI supaya diserahkan kepada Pemkab Ponorogo untuk dikelola tanpa sewa menyewa.

“Kalau saya maunya ya tidak usah sewa. Kita bisa bilang ke PT KAI, daripada lahan Anda nganggur tidak terpakai, sebagai bentuk sumbangsih Anda (PT KAI) ke Pemkab Ponorogo mohon (lahan) itu diserahkan kepada Pemkab Ponorogo untuk selanjutnya dibikin taman, atau subterminal atau apapun. Kalau harus menyewa, panjang urusannya. Harus ijin ke DPR segala macam,” tukasnya.

Ia berharap, seiring perjalanan waktu Pasar Eks-Stasiun tidak akan ada lagi. Yang ada hanya pertokoan yang menghadap di Jalan Soekarno Hatta. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *