Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Pedagang Pasar Eks-Stasiun ‘Wadul’, Bupati Jamin Dapat Tempat Gratis

Pedagang Pasar Eks-Stasiun ‘Wadul’, Bupati Jamin Dapat Tempat Gratis

By on January 29, 2019 at 5:24 pm 0 171 Views

BUPATI Ponorogo Ipong Muchlissoni menjamin para pedagang dari eks pasar stasiun mendapatkan tempat berjualan di Pasar Relokasi dan gratis. Terutama bagi para pedagang pasar terlanjur kehilangan uang akibat telah menyetor uang kepada pihak yang mendirikan bangunan di pasar eks-stasiun yang pekan lalu dirobohkan oleh Pemkab Ponorogo.

Para pedagang pasar eks stasiun saat beraudiensi dengan Bupati Ponorogo di Ruang Bantarangin Gedung Pemkab Ponorogo, Selasa (29/1/2019).

Hal ini terungkap dalam audiensi antara 17 pedagang pasar eks stasiun dengan bupati Ponorogo di Ruang Bantarangin Gedung Pemkab Ponorogo, Selasa (29/1/2019). Para pedagang tersebut wadul alias mengadu kepada bupati perihal uangnya yang amblas karena telah membayar bangunan baru di pasar eks stasiun namun kemudian dirobohkan oleh Pemkab Ponorogo. Mereka sempat meminta bupati memberi ganti rugi atas kejadian yang membuat mereka rugi hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah tersebut.

Namun Bupati Ipong menyanggah telah merobohkan pasar dan meminta para pedagang melakukan introspeksi diri. “Yang dirobohkan adalah bangunan yang tidak berizin. Sejak awal diperingatkan malah ngeyel terus membangun. Didatangi Satpol PP pembangunan dihentikan, tapi begitu ditinggal dibangun lagi sampai selesai. IMB sudah kita tolak tapi ngotot membangun, maka kita tertibkan. Seharusnya ketika sudah tahu begitu (pedagang) ya jangan mau bayar atau sewa atau beli bangunan-bangunan itu,” ungkap Bupati Ipong.

Menurutnya, yang dilakukan Pemkab Ponorogo adalah menegakkan aturan di mana lokasi pembangunan gedung pasar yang dirobohkan bukanlah area perdagangan melainkan daerah untuk sarana dan prasarana transportasi.

Menurut Bupati Ipong, bukan hal yang tepat bila para pedagang tersebut menuntut ganti rugi kepada Pemkab Ponorogo. Mereka lebih tepat menuntut ke pengembang. Bupati juga sempat memberikan kesempatan bila para pedagang ingin berkonsultasi terkait langkah hukum yang bisa diambil sebab di Pemkab Ponorogo juga ada beberapa pakar hukum.

Sedangkan untuk 17 pedagang, Bupati Ipong memberikan jaminan bahwa mereka bisa berjualan di Pasar Relokasi secara gratis. Bupati juga menjamin mereka mendapatkan kios di Pasar Legi yang baru pada satu hingga dua tahun mendatang setelah bangunannya jadi.

“Ini bagian dari proses keberpihakan kita kepada masyarakat yang kebetulan terdampak pembongkaran yang kita lakukan yang ternyata mereka ini sudah membayar kepada pengembang. Ada yang jual emas, ada jual sapi sampai tiga ekor. Maka ini solusinya, kita berikan tempat berjualan gratis tidak usah beli baik di Pasar Relokasi maupun Pasar Legi setelah selesai nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemkab tidak mengharuskan para pedagang pindah. “Tapi begitu mereka bilang mau pindah, kita pastikan mereka dapat tempat. Dan itulah yang kita katakan kita tidak sedang menggusur pasar. Kita sedang membongkar bangunan yang tidak berizin,” kata Bupati Ipong.

Bupati Ipong memberikan surat rekomendasi atas pemberian tempat tersebut. Surat tersebut langsung ditandatangani di depat forum audiensi. Surat tersebut berisi nama-nama pedagang yang mendapatkan tempat gratis.

Salah satu pedagang saat menunjukkan rancangan gedung baru Pasar Legi saat melakukan audiensi dengan Bupati Ponorogo di Ruang Bantarangin Gedung Pemkab Ponorogo, Selasa (29/1/2019).

Sutini, salah satu pedagang pasar eks stasiun mengaku gembira dengan jaminan yang diberikan Bupati. Soal tuntutan ganti rugi, ia akan menunggu kawan-kawannya sesama pedagang untuk berhimpun dan melakukan gugatan terhadap pengembang bangunan liar pasar eks stasiun.(kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *