Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Peluncuran 1000 Buku Oleh Pelajar Ponorogo, Wabup : Modal Penting Untuk Masa Depan

Peluncuran 1000 Buku Oleh Pelajar Ponorogo, Wabup : Modal Penting Untuk Masa Depan

By on November 19, 2018 0 108 Views

*KEMAMPUAN* menulis akan menjadi modal yang penting untuk masa depan anak-anak. Karenanya, harus selalu dipupuk dan didorong untuk tumbuh dan berkembang.

Peluncuran 1000 buku Karya Guru dan Siswa Siswa SMPN 1 Ponorogo,Senin (19/11/18)

Hal ini diutarakan Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno saat menghadiri Peluncuran 1000 Buku Karya Guru dan Siswa SMPN 1 Ponorogo, Senin (19/11/2018). Menurut Wabup, menulis selain melatih sisi keilmuan dan imajinasi, juga mengasah ketelitian. Ketelitian adalah hal yang saat ini mulai terkikis dari anak-anak muda saat ini.

“Kemampuan anak-anak ini akan menjadi modal tersendiri bagi mereka di masa mendatang,” ungkap Wabup Sudjanro dalam sambutannya.

Soedjarno mengatakan, minat anak-anak yang mulai tumbuh ini harus senantiasa dipupuk. Sejumlah kamampuan seperti ketelitian, berpikir sistematis dan kemauan untuk membaca sebagai modal menulis akan menjadi kemampuan yang dibutuhkan dimana pun tempat dan profesinya.

Buku yang diluncurkan di antaranya merupakan antologi puisi, antologi cerpen sampai kesan-kesan bersekolah di sekolah mereka saat ini.

“Tepatnya kami menerbitkan 25 judul buku yang ditulis oleh para pelajar dan juga para guru. Setiap judul kita cetak 40 eksemplar, maka jadilah kami di SMPN 1 Ponorogo bisa menerbitkan 1000 buah buku,” ungkap Kepala SMPN 1 Ponorogo Yuli Dwi Astuti.

Menurut Yuli, terbitnya 25 judul buku tersebut harus melalui perjuangan yang cukup berat. Diawali dari penunjukkan sekolah ini sebagai sekolah rujukan pada 2016, sekolah ini terus mendorong para siswanya untuk membaca 15 menit tiap hari untuk buku non-pelajaran. Setelah itu sekolah rujukan wajib pula mendorong anak untuk menulis meghasilkan buku.

“Tapi program yang digagas masih sulit dilaksanakan hanya muncul tiga judul buku. Di 2017 diminta membuat 10 judul buku. Dengan berbagai dorongan akhirnya muncul 10 buku yang dikemas dalam 25 judul buku yang kami cetak 40 eksemplar per judul maka ada 1000 buku yang bisa diluncurkan hari ini,” ungkap Yuli. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *