Breaking News
  • Home
  • News
  • Pemanfaatan Lahan Marginal Bawa Penghargaan untuk Bupati

Pemanfaatan Lahan Marginal Bawa Penghargaan untuk Bupati

By on November 6, 2018 0 102 Views

LAHAN-LAHAN  atau lahan kritis di Ponorogo memang bis amenjadi asalah. Tapi justru berkat lahan margnal, Bupati Ponorogo mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Hal ini karena dinilai ada dorongan positif untuk mencapai ketahanan pangan dari lahan marginal yang ada.

Penghargaan ini adalah Award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2018. Penghargaan in diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di sela Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 yang dihelat di Jatim Expo, Senin (5/11/2018).

Bupati Ponorogo ipong Muchlissoni saat menerima piagam penghargaan sebagai Bupati yang Pemanfaatan Lahan Marginal/Kritis dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 di jatim Expo, Senin (5/11/2018)

Bupati Ipong menyatakan, pada peringatan tersebut ia menerima piagam penghargaan atas peran aktifnya dalam mendorong tercapainya keberhasilan pembangunan ketahanan provinsi Jawa Timur. “Kategorinya dalam bidang Pemanfaatan Lahan Marginal/Kritis,” ungkap Bupati Ipong.

Dijelaskannya, lahan marginal merupakan lahan non-pertanian yang berada di sekitar permukiman masyarakat. Bisa berupa pekarangan, ladang, blumbang dan sebagainya. Bupati Ipong sendiri tidak tahu lahan mana yang dinilai oleh pihak panitia sehingga penghargaan ini didapatkannya.

“Di Ponorogo, lahan seperti itu banyak sekali. Lokasinya tersebar di seluruh daerah. Luasnya mencapai 38 ribu hektare. Nah, kita ini dianggap berhasil menjadikan lahan itu tidak mubazir dan justru produktif,” kata Bupati Ipong.

 

Ketua Tim Penggerak PKK Ponorogo Sri Wahyuni Ponorogo ipong Muchlissoni saat menerima Piala Juara Ketiga dalam Lomba Cipta Menu tingkat Provinsi.

Lahan-lahan tersebut selama ini dimanfaatkan warga untuk budidaya holtikultura, tanaman apotek, tanaman sayuran seperti cabai dan sejenisnya serta perikanan dan peternakan.

“Kita semua berterima kasih kepada Gubernur Jatim, Pakde Karwo. Semoga penghargaan ini menjadi dorongan untuk lebih bisa memanfaatkan lahan marginal ini untuk mencapai kemaslahatan umat dan berdaya secara ekonomi,” ujarnya.

Di masa mendatang, ada sejumlah hal yang akan dilakukan oleh Pemkab Ponorogo terkait hal ini. Pertama, akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi semaksimal mungkin lahan marginal di sekitar tempat tinggal mereka. Hal itu akan bisa meningkatkan kesejahteraan warga.

Kedua, kondisi lahan marginal yang kesuburannya terus menurun maka harus ditanggulangi. “Kita akan bantu pupuk dan alat produksi agar mereka lebih optimal dalam memanfaatkan lahan marginal,” ulasnya.

Pada kesepatan yang sama. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni juga merebut trofi Lomba Cipta Menu. Tim PKK Ponorogo menempati posisi ketiga dalam loma yang bertema Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal dalam Kategori Umum. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *