Breaking News
  • Home
  • News
  • Pemkab Ponorogo Serius Bangkitkan Lagi Batik Ponorogo

Pemkab Ponorogo Serius Bangkitkan Lagi Batik Ponorogo

By on December 20, 2017 0 39 Views

PONOROGO, – Beberapa puluh tahun silam, hasil kerajinan batik dari Ponorogo pernah mengalami masa kejayaan dan cukup terkenal. Beberapa sisa peninggalan masa kejayaan batik kota reyog itu nasih bisa dilihat dan buktikan dengan adanya bekas bangunan gedung sentra industri batik yang tersisa. Yaitu seperti gedung batik Bakti atau kawasan gudang batik di wilayah kecamatan Babadan. Sayangnya kejayaan itu perlahan punah karena satu dan berbagai hal.

Dan saat ini, di masa pemerintahan bupati H. Ipong, industri batik itu coba dibangkitkan lagi lewat usaha dan dukungan nyata. Diawali dengan sosialisasi batik khas Ponorogo dengan adanya lomba corak batik khas Ponorogo beberapa bulan lalu, tindakan dan program kelanjutan lebih total saat ini tengah diupayakan pemerintahan bupati H. Ipong. Yaitu berupa pembangunan sarana gedung yang nantinya akan menjadi sentra industri kerajinan batik Ponorogo.

Pembangunan fasilitas infrastruktur batik tersebut dibangun di wilayah Tambakbayan tepatnya di jalan Trunojo atas dekat eks sub terminal Tambakbayan. Diatas lahan puluhan hektar tersebut, saat ini tanpa banyak diketahui publik, tengah dibangun komplek sentra industri batik yang cukup bagus dan megah, yang ternyata pengerjaannya sudah mencapai 90 persen penyelesaian. Dibawah leading sektor Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Ponorogo.

Saat dilakukan sidak oleh Bupati, Sekda, dan beberapa Kepala Kantor Satuan Kerja Pemkab, Rabu, 20 Desember 2017, tahap pembangunan tinggal finishing dan penyelesaian pemasangan lantai atau keramik saja. Lainnya telah selesai. Sehingga nampaknya awal tahun 2018 gedung itu sudah bisa dioperasionalkan.

“Ketika kita berkomitmen untuk kembali menghidupkan UKM Batik di Ponorogo, maka tentu hal itu akan kita implementasikan atau jadikan nyata dengan aksi yang nyata pula. Salah satunya ya dengan pembangunan gedung sentra industri batik ini. Yang mana disini nanti akan dilengkapi sarana-sarana pendukungnya,” terang bupati H. Ipong.

Seterusnya disampaikan bahwa para pengrajin batik di Ponorogo nanti akan difasilitasi di gedung sentra industri batik ini. Sehingga diharapkan para pengrajin itu nanti mau menempati lokasi ini, mempergunakannya dengan baik dan maksimal. Upaya lainnya untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan potensi batik lokal Ponorogo ini, dijelaskan bupati, yaitu dengan adanya terobosan wajib batik bagi para siswa sekolah. Yang harus dikenakan tiap hari Kamis. Otomatis dengan gebrakan itu, maka industri batik di Ponorogo akan bergairah lagi dan meningkat produksinya. (Komifo/Jmn)

  News