Breaking News
  • Home
  • News
  • Ponorogo Segera Umrohkan Kyai dan Merbot, Gratis

Ponorogo Segera Umrohkan Kyai dan Merbot, Gratis

By on October 3, 2018 0 801 Views

PEMERINTAH Kabupaten Ponorogo akan segera memberangkatkan 171 kyai kampung dan merbot dari masjid dan musola yang ada. Seluruh biaya ibadah umroh ditanggung pemerintah alias umroh mereka gratis.

Penyerahan bantuan oleh Bupati Ponorogo kepada Ta’mir Masjid Baitul Huda Di Desa Carangrejo Sampung ketika Safari Ramadan 21 Mei 2018, (foto:dok.kominfo)

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, saat ini program Pemkab ini telah berjalan. Tahapannya sampai pada pendaftaran dan berakhir Rabu (3/10/2018) dan pengumuman yang lolos untuk umroh sepekan kemudian Rabu(10/10/18). Kyai dan merbot yang memenuhi kriteria bisa mendaftar ke kecamatan masing-masing. Ada 171 kursi yang disediakan untuk para kyai dan merbot di seluruh Ponorogo.

Bupati Ipong menyebut kriteria yang harus dipenuhi adalah merbot yang sudah 10 tahun mengabdi tanpa digaji atau honor oleh pihak manapun, belum pernah umroh, musola si merbot tidak dalam sengketa serta melampirkan susunan takmir masjid atau musola dan akta wakafnya.

Untuk kyai syaratnya pun mirip. Yaitu kyai yang jadi imam rowatib atau sehari-hari memimpin salat dan memberi khutbah rutin berkala

“Program ini untuk mereka yang, maaf, tergolong kurang mampu atau miskin,” ungkap Bupati Ipong Rabu (3/10/2018).

Meskipun merbot atau kyai tapi kalau profesi sehari-harinya adalah TNI, Polri, PNS atau mereka yang mampu dari sisi ekonomi tetap tidak bisa program ini.

“Ini sebagai penghargaan terhadap mereka yang secara tidak langsung telah berjasa kepada masyarakat. Bayangkan, tanpa mereka mungkin kita tidak akan nyaman beribadah di sana (masjid dan musola),” ungkap Bupati Ipong.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi Bupati Ponorogo seperti dalam semboyan Ponorogo yaitu Berbenah Menuju Ponorogo yang Lebih Maju, Berbudaya dan Religius.

Lebih maju, kata Bupati Ipong, karena ada pembangunan infrastruktur, berbudaya karena ada perhatian terhadap seni budaya seperti reyog.

“Sedangkan religus ya seperti ini salah satunya. Selain umroh gratis ini, ada juga lomba MTQ tingkat kecamatan, pemberian insentif guru-guru diniyah, insentif guru-guru PAUD. Semuanya untuk mewujudkan masyarakat yang religius,” pungkas Bupati Ipong. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *