Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Proyek Selesai 2019, Inilah Manfaat Waduk Bendo

Proyek Selesai 2019, Inilah Manfaat Waduk Bendo

By on March 30, 2018 0 287 Views

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau proyek pembangunan Waduk Bendo, Jumat (30/3/2018).

TIDAK perlu diragukan lagi, pembangunan Waduk Bendo di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, memiliki banyak manfaat. Meski sempat tertunda, ternyata manfaat waduk ini sangat besar bagi warga Ponorogo, bahkan sampai ke wilayah yang dilalui Bengawan Solo.

Hal ini diutarakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan Waduk Bendo, Jumat (30/3/2018). Menteri Basuki menyebut, Waduk Bendo memiliki kapasitas yang cukup tinggi dibanding 32 proyek bendungan lain di seluruh Indonesia.

Waduk Bendo akan mampu menampung air dari aliran sungai Keyang sampai 40-an juta meter kubik. Jumlah yang jauh lebih besar dibanding Bendungan Ragnamo di NTT yang telah diresmikan yang hanya 14 juta meter kubik dan juga di atas Bendungan Tukul di Pacitan hanya 9 juta meter kubik.

“Manfaat yang paling utama adalah untuk suplesi irigasi. Suplai air irigasi selama ini mungkin adalah irigasi bendung atau tadah hujan. Nah, dengan bendungan ini maka suplesi irigasi akan ada sepanjang tahun, ini kehandalan Waduk Bendo. Sawah yang akan merasakan manfaatnya adalah 7.800 hektare (3.680 hektare di Ponorogo dan sisanya di Kabupaten Madiun),” papar Menteri Basuki Hadimuljono.

Untuk pengendalian banjir kemampuannya mencapai 10 juta meter kubik. Waduk akan menahan air agar tidak melimpas di sepanjang anak sungai Bengawan Madiun. Karena Bengawan Madiun akan sempai ke Bengawan Solo, maka daerah yang dilintasi Bengawan Solo juga akan terbantu pengendalian banjirnya.

Manfaat selanjutnya adalah penyediaan air baku atau air minum dengan debit 7.900 liter per detik untuk Ponorogo. Yang paling akhir adalah pembangkitan listrik. “Kalau kita lihat spillway (corong pelimpasan air) yang cukup tinggi, bisa diproduksi listrik 4 megawatt sampai 5 megawatt. Itu cukup untuk suplai listrik di Ponorogo dan daerah sekitarnya,” terang Menteri Basuki Hadimuljono.

Karena itulah, proyek ini dipastikan selesai pada akhir 2019 mendatang. “Sekarang progres sudah sekitar 60 persen sehingga kita yakin akan selesai tepat waktu,” katanya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menyaksikan maket bendungan Waduk Bendo

Waduk Bendo adalah bendungan bertipe timbunan batu zonal inti tegak dengan luas total sekitar 201 hekater. Tinggi bendungan utama adalah 71 meter, panjang puncak total 311,90 meter. Kapasitas tampungan total sebanyak 43,11 juta meter kubik, kapasitas tampungan efektif 33,45 juta meter kubik dan kapasitas tampungan mati 9,6 juta meter kubik. Sedangkan luas Tampungan pada EL. NWL adalah 169,636 hektare. (kominfo/dist)