Breaking News
  • Home
  • Umum
  • Remisi 43 Narapidana Rutan Ponorogo

Remisi 43 Narapidana Rutan Ponorogo

By on August 17, 2018 0 271 Views

PONOROGO – Bertepatan dengan 17 Agustus 2018 di Rumah Tahanan ( Rutan ) Ponorogo diselenggarakan Pemberian Remisi Peringatan  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 Tahun 2018. Hadir dalam acara tersebut Forpimda Kabupaten Ponorogo.

Pemberian remisi sejumlah 43 narapidana tersebut secara resmi dilakukan dengan prosesi upacara dengan Inspektur upacara wakil bupati Ponorogo Dr.H. Soedjarno.MM.

Wabup menyerahkan SK Remisi

 

Rangkaian acara dalam upacara tersebut diantaranya penyerahan Surat Keputusan Remisi secara simbolis kepada  43 Napi / Anak Didik Rutan Ponorogo dengan rincian remisi :

– Remisi 1 bulan : 16 orang

– Remisi 2 bulan : 10 orang

– Remisi 3 bulan : 14 orang

– Remisi 4 bulan : 3 orang

dan juga penyerahan bantuan sarana kegiatan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Dalam amanatnya Wakil Bupati  Ponorogo, Soedjarno, mewakili sambutan Menkumham RI Yasonna H. Laoly mengungkapkan diantaranya :

  1. Proklamasi kemerdekaan 17-8-1945 telah menjadi puncak kemerdekaan, jembatan meraih kemerdekaan masyarakat Indonesia, sebagai anak anak bangsa harus semangat mengisi kemerdekaan, meski dirampas kemerdekaannya sementara bagi warga binaan narapidana;
  2. Senafas dengan parayaan kemerdekaan RI, warga binaan yang dapat berperilaku dengan baik mendapat remisi sesuai dengan legal formal pasal 14 ayat 1 huruf 1 UU no 12 thn 1995 tentang Pemasyarakatan;
  3. Remisi merupakan satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem Pemasyarakatan di berikan sebagai wujud apresiasi perbaikan diri yang tercantum dari perilaku sehari hari;
  4. Remisi diberikan sebagai penghargaan terhadap warga binaan yang berperilaku baik pada saat menjalani binaan, untuk memberikan stimulus untuk berperilaku baik dan memperbaiki perilaku narapidana;
  5. Mekanisme pemberian remisi didorong untuk memangkas birokrasi berbelit, yang berpotensi transaksional, oleh sebab itu saat ini secara terbuka.

Untuk menciptakan Lembaga Pemasyarakatan sebagai sistem pembinaan yang bisa merubah mindset negatif menjadi positif. Dalam lapas akan mengabaikan skema waktu, namun tergantung perilaku warga binaan.  Warga binaan yang maximum security, bisa ke medium security, jika dapat menunjukan perilaku baik.  Peran pemerintah daerah untuk turut ambil bagian dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan, pembinaan, dan bimbingan pada warga binaan. Seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja dengan profesional dan ketulusan serta terus berupaya untuk menjaga nama baik, tidak melakukan perbuatan yang merusak citra institusi.

Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno mengucapakan selamat kepada warga binaan yg mendapat remisi semoga remisi dapat memberikan kesempatan untuk selalu berbuat baik. Soedjarno berpesan kepada warga binaan agar meningkatkan keimanan terhadap Tuhan. “Jadilah insan yang taat terhadap hukum,” pesannya.

Soedjarno mengungkapkan atas nama seluruh jajaran kementerian Hukum Dan Ham RI, mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada warga binaan yang mendapat remisi.

Usai upacara dilanjutkan ramah tamah dan sarapan bareng dengan para warok warok  Rumah Tahanan Negara Ponorogo. (Panji)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *