Breaking News
  • Home
  • News
  • Rusak Lingkungan, DLH Tutup Aktifitas Pencucian Pasir di Desa Kesugihan

Rusak Lingkungan, DLH Tutup Aktifitas Pencucian Pasir di Desa Kesugihan

By on August 1, 2018 0 402 Views

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo akhirnya menutup paksa aktifitas pencucian pasir di kawasan tambang pasir dan batu (sirtu) yang beroperasi di Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung.

Dari pantauan ponorogo.go.id dilapangan tampak satu unit alat berat untuk aktifitas pencucian dan tidak memenuhi standar dalam pelaksanaan proses pencucian. Dalam proses pencuciannya cuman menggunakan satu kolam pencucian sedangkan air yang di gunakan di ambil langsung pada aliran irigasi sawah, dan itu berdampak pada keruhnya aliran sungai.

Setelah mendapatkan laporan Sapto Djatmiko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup langsung menutup aktifitas pencucian pasir dan batu di kawasan seluas 5 hektar dari Ijin Usaha Pertambangan Operasional Produksi (IUP-OP) 15 hektar tersebut.

“Mulai kemarin sudah kita hentikan aktifitas pencuciannya, pasalnya kerusakan lingkungan yang ditimbulkan cukup parah dan membawa dampak buruk bagi warga sekitar,” ungkapnya, Rabu, (1/8).

Terkait untuk kembalinya pembukaan pencucian tersebut Sapto menjelaskan dirinya akan membuka kembali aktifitas pencucian tersebut bila nantinya si pemilik tambang telah melengkapi berkas perijinan terkait aktifitas pencucian pasir tersebut.

“Ya nanti bisa di buka kembali asal dia mengurus ijin usaha pencucian pasir, kalau belum akan kita tutup terus karena berdampak merusak lingkungan,” pungkasnya. (kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *