Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Sampai Coblosan, Pilkades Serentak Aman

Sampai Coblosan, Pilkades Serentak Aman

By on July 31, 2018 0 350 Views

KONDUSIF dan aman. Inilah kondisi yang terjadi pada pagi hingga siang hari di waktu pencoblosan Pilkades Serentak Ponorogo 2018, Selasa (31/7/2018).

Dari pantauan sampai usai pencoblosan, kondisi desa-desa yang melaksanakan pilkades relatif aman. Warga desa setempat memilih mensterilkan desa mereka dari keberadaan orang dari luar daerah. Hampir seluruh jalan masuk ke desa yang melaksanakan pilkades serentak dipasangi barikade dan dijaga sejumlah anggota linmas. Beberapa warga juga mengunggah kondisi desa mereka yang aman di sela persaingan ketat pilkades.

Situasi coblosan di Desa Lembah, Kecamatan Babadan, pada pilkades Selasa (31/7/2018).

Salah satu yang mengabarkan kondisi ini adalah dari Desa Pomahan, Kecamatan Jenangan. Salah satu warga sempat mengunggah video tentang pengerahan fasilitas angkutan mobil bak terbuka sampai 17 unit untuk mengangkut warga dari rumahnya yang berlokasi di perbukitan dan jauhd ari TPS.

Di Desa Lembah, Kecamatan Babadan, pilkades berlangsung meriah. Panitia mendirikan tenda raksasa untuk TPS-nya. Sound system mirip warga yang sedang punya hajat pun digelar untuk memutar lagu-lagu terbaru dan memutar himbauan panitia untuk berpartisipasi dalam mensukseskan pilkades. Fasilitas untuk warga difabel dan pendamping untuk warga lansia juga disediakan.

“Kita juga menyediakan sampai 10 bilik suara karena DPT (warga dalam Daftar Pemilih Tetap) sampai 4.343 orang. Biar bisa segera selesai. Kami sengaja mendiadakan kursi tunggu agar warga langsung masuk dan segera mencoblos dan keluar dari TPS,” ungkap Ketua Panitia Pilkades Lembah Arif Dwi Saputra di sela pemungutan suara.

Panitia juga menyiapkan pendamping khusus warga lansia untuk memperlancar pencoblosan.

Ia berharap kondisi yang kondusif akan berlangsung hingga penghitungan selesai. Sebab ia melihat antusiasme warga cukup tinggi untuk mengusung masing-masing calonnya. Hingga akhir pencoblosan, hampir 80 persen warga dalam DPT telah menyalurkan suaranya.

Sementaraitu Kabag Ops Polres Ponorogo AKP Basuki Nugroho mengatakan, dari laporan personel di 18 polsek yang wilayahnya menggelar pilkades, diketahui proses pemungutan suara berjalan tanpa kendala sama sekali. Warga hadir dan menyalurkan haknya dengan tertib.

“Dari jajaran telah melaporkan semua kondisi aman terkendali. Sekarang sudah masuk proses penghitungan dan kita berharap kondisi ini terus stabil,” ungkap AKP Basuki, Selasa petang.

Pilkades serentak 2018 Ponorogo dilaksanakan di 60 desa di 18 kecamatan dengan diikuti oleh 131 cakades. Dari jumlah cakades ini, ada 28 cakades yang merupakan pasangan suami istri alias 14 pasang calon yang bersaing semu. Di enam desa lain cakadesnya masih merupakan kerabat. Hal ini untuk menghindari kontes pilkades melawan bumbung kosong. Hanya ada 40 cakades yang benar-benar bertarung memperebutkan kursi. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *