Breaking News
  • Home
  • News
  • SAR Tangguh Ponorogo Temukan Banyak Jenasah di Lokasi Likuifaksi

SAR Tangguh Ponorogo Temukan Banyak Jenasah di Lokasi Likuifaksi

By on November 7, 2018 0 95 Views

JASAD korban tewas akibat bencana likuifaksi di Kelurahan Pettobo, Palu, Sulawesi Tengah bermunculan saat pihak berwenang melaksanakan langkah meratakan kawasan bencana tersebut. Jenasah yang semula sulit dicari ternyata terlihat saat alat berat mencoba membuat lahan yang ada lebih bersih.

Anggota SAR Tangguh Ponorogo Agus Setyo Pambudi saat turut meratakan lahan yang terkena likuifaksi sekaligus mengevakuasi jasad yang baru saja ditemukan.

Anggota SAR Tangguh Ponorogo Agus Setyo Pambudi mengatakan, sejak masa tanggap darurat selesai pencarian jasad memang dihentikan. Maka, satu pekan lalu telah dilaksanakan upaya meratakan tanah dan material serta puing-puing rumah di Kelurahan Pettobo. Namun, setelah beberapa hari pelaksanaan, ternyata jasad-jasad korban likuifaksi bermunculan dengan sendirinya.

“Perataan itu pakai alat berat. Itu bukan seperti meratakan lahan untuk didirikan bangunan ya. Hanya membuat lahan itu agar tidak terlalu bergelombang. Karena dikawatirkan ketika hujan jadi cekungan air,” ungkap Agus via telepon, Rabu (7/11/2018).

Agus menduga, semula mungkin jasad-jasad tersebut tidak terlihat karena tertutup puing atau posisinya sulit dilihat.

“Tapi, selama dua hari ini setidaknya ada lima sampai tujuh jenasah yang tiap harinya ketemu dan kita evakuasi. Itu baru dari SAR Tangguh Ponorogo dan SAR Tangguh beberapa dari daerah lain. Belum dari tim evakuasi yang lain,” ujarnya.

Dari jenasah yang ditemukan ini, ada jasad yang masih cukup mudah untuk dikenali. Keluarga jenasah yang bisa teridentifikasi itu pun akhirnya dimakamkan sendiri oleh keluarganya. Ada pula jasad kemudian dimakamkan oleh petugas maupun relawan di lokasi bencana tersebut karena sudah tidak dikenali.

Agus sendiri masih akan bertahan di Palu hingga beberapa waktu ke depan. Ia masih merasa keahliannya sebagai tehnisi air sekaligus evakuator jenasah masih dibutuhkan. Ia hanya meminta doa agar kuat dan sehat dalam melaksanakan misi kemanusiaanya di Palu. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *