Breaking News
  • Home
  • News
  • Sebanyak 5.567 Pelamar CPNS Lolos Seleksi Administrasi

Sebanyak 5.567 Pelamar CPNS Lolos Seleksi Administrasi

By on October 23, 2018 0 1890 Views

5.567 orang pelamar dalam seleksi CPNS Ponorogo lulus seleksi administrasi. Sebanyak 769 lainnya dinyatakan gugur karena ada sejumlah persyaratan yang tidak bisa dipenuhi dalam unggahan berkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Ponorogo Winarko Arief mengatakan, jumlah pelamar CPNS di lingkungan Pemkab Ponorogo mencapi 6.336 orang. Data ini adalah yang masuk sampai pada 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB atau batas pendaftaran dan unggah berkas.

“Akhirnya yang lulus ada 5.567 orang pelamar. Mereka akan mengikuti seleksi selanjutnya berupa tes kemampuan dasar atau TKD dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test),” ungkap Winarko, Senin (22/10/2018).

Mereka yang lulus seleksi administrasi tertera pada surat yang ditandatangi Sekda Agus Pramono bernomor 810/3145/405.28/2018 tertanggal 19 Oktober 2018. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administratif ini akan melakukan tes CAT di Wisma Haji Madiun.

“Hanya saja kita belum dapat jadwalnya. Yang jelas CAT akan berlangsung beberapa hari. Hal ini mengingat komputer yang disediakan di lokasi ujian hanya 300-400 unit sehingga harus bergantian,” kata Winarko.

Dari 356 formasi yang ditawarkan, ada 16 formasi tidak ada pelamarnya. Sebanyak 12 formasi adalah untuk posisi dokter spesialis,dua formasi untuk penyandang disabilitas, satu formasi guru cumlaude dan satu formasi dokter umum cumlaude.

Untuk formasi dokter spesialis terbentur oleh batas usia yang ditentukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Batasnya untuk lulusan dokter spesialis adalah 35 tahun, sama dengan formasi S1 lainnya.

Setelah tes kompetensi dasar atau TKD, seleksi selanjutnya adalah seleksi kemampuan bidang (SKB). Panitia akan mengambil peserta sebanyak tiga kali kebutuhan formasi yang nilainya tertinggi dalam TKD.

“Jadi kalau di sebuah formasi kebutuhannya tujuh orang, misalnya, maka yang diambil adalah 21 peserta dengan nilai tertinggi yang di atas nilai kelolosan,” pungkas Winarko. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *