Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Sedot Puluhan Peserta , Festival Balon Kembali di Gelar

Sedot Puluhan Peserta , Festival Balon Kembali di Gelar

By on June 21, 2018 0 286 Views

Puluhan peserta dari berbagai Kecamatan berkumpul di lapangan Jepun, Balong, Ponorogo. Pasalnya hari, Kamis (21/6) dihelat acara Festival Balon Ponorogo yang di adakan oleh Kementrian Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara.

Suasana Festival Balon 2018

 

Salah satu Peserta festival balon

 

Puluhan balon warna-warni menghiasi langit bumi reyog , ada sekitar 70 balon yang berhasil mengudara di lapangan Jepun, Balong, Ponorogo. Acara seperti ini di Kabupaten Ponorogo sudah di gelar sebanyak dua kali. Di tahun 2017 sukses di gelar dan tahun ini kembali digelar.

Ungkap salah satu peserta yang ikut festival balon, Sarni mengatakan ia bersama delapan orang anggotanya sudah mempersiapkan balon sejak dua hari lalu. “Dari desa Bringinan, Kecamatan Jambon kami mendaftarkan 5 balon. Kami mengambil tema reog dengan tema cintailah Reog Ponorogo,” tutur warga Desa Bringinan tersebut.

Sementara itu, Otoritas Bandar Udara III Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Nafhan Syahroni menambahkan Ponorogo memang memiliki tradisi untuk menerbangkan balon secara bebas dan jumlahnya pun cukup banyak. Adanya balon udara tanpa kendali ini dinilai sering mengganggu penerbangan. “Karena balon itu bisa tertabrak dan menutup kokpit ataupun terkena mesin baling-baling,” jelas dia.

Syahroni menerangkan dengan acara festival balon seperti ini adalah sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa pelepasan balon raksasa sangat membahayakan penerbangan. “kalau kita festivalkan seperi ini kan balon udara ditambatkan, jadi mencegah balon liar yang bisa mengganggu penerbangan, ujarnya.

Sementara itu, General Manager Airnav cabang Surabaya Mokhammad Khatim menjelaskan tahun 2018 ini sudah ada 120 laporan masuk terkait balon udara. “Hari pertama saat lebaran ada 71 balon yang terlepas, paling banyak dari Ponorogo. Karena tradisi menerbangkan balon ada disini, untuk wilayah Jatim,” tukas dia.

Khatim menambahkan masih banyak masyarakat terutama daerah pinggiran yang belum paham terkait bahayanya menerbangkan balon secara liar. “Kami bakal menggelar sosialisasi, rencananya pelaksaaan festival balon kedepan bisa beberapa titik di Ponorogo,” imbuh dia.

Khatim berharap dan mengingatkan kepada masyarakat untuk menerbangkan balon udara harap untuk mengikat balon saat hendak diterbangkan. “Sama burung saja pilot takut, apalagi balon raksasa seperti ini. Bisa membahayakan penerbangan apalagi Jawa ini padat jadwal penerbangannya,” harapnya. (kominfo/fdl)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *