Breaking News
  • Home
  • News
  • Selama Desember PNS Ponorogo Simulasi Absensi Berbasis Android

Selama Desember PNS Ponorogo Simulasi Absensi Berbasis Android

By on December 6, 2018 0 391 Views

PARA Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Ponorogo diharapkan serius dalam melakukan uji coba penggunaan absensi berbasis android yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu. Hal ini penting untuk bisa mengevaluasi sistem maupun mengukur kedisiplinan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Ponorogo Winarko Arief mengatakan, sejak akhir November lalu para kepala OPD dan staf bagian kepegawaian di tiap-tiap OPD sudah mednapatkan pelatihan. Hal ini sebagia langkah agar pada 2019 nanti, para PNS sudah bisa menggunakan model absensi berbasis android ini dengan lancar.

“Selama satu bulan ini para PNS berlatih memakai aplikasi yang kita pakai untuk absensi yaitu Jathilan Absensi Online. Aplikasi ini bisa diunduh di playstore. Program dasarnya atau OS-nya android. Kalau iOS belum bisa. Android kita pilih karena sudah cukup akrab dengan semua orang,” ungkap Winarko Arif, Kamis (6/12/2018).

Winarko mengatakan, cara pemakaian aplikasi absensi ini cukup mudah. PNS tinggal membuka aplikasi, lalu muncul ikon kamera, lalu foto selfie dan sentuh bilah check in. Tentu saja, untuk bisa melakukan absensi, pns harus berada di titik-titik yang ditentukan dan pada waktu yang ditentukan sesuai aturan yang berlaku.

“Selama simulasi satu bulan ini kita lihat apakah ada kesulitan. Apakah bisa menyetting agar titiknya akurat dan hal-hal teknis lainnya. Yang tidak kalah penting adalah membiasakan diri untuk disiplin,” ungkap Winarko.

Pada 1 Januari 2019 mendatang, absensi berbasis android dengan cara selfie ini akan diterapkan secara ketat. Hal ini menyangkut Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang akan segera diberikan. PNS yang belum akrab dengan sistem harus segera menyesuaikan diri.

“Ke depannya sistem ini akan dipakai untuk pemberian tukin (Tunjangan Kinerja) sehingga ya harus semua orang bisa. Dan hari-hari ini kita pantau terus, kita datangi ke kecamatan-kecamatan untuk melihat langsung kendala-kendala yang ada sehingga bisa ada pemecahan,” pungkas Winarko. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *