Breaking News
  • Home
  • News
  • Sinergi Dengan NGO, Dinkes Yakin Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat

Sinergi Dengan NGO, Dinkes Yakin Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat

By on September 7, 2018 0 179 Views

DERAJAT kesehatan masyarakat di Ponorogo terus ditingkatkan dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan bersinergi dengan organisasi-organisasi non pemerintah.

Hal ini diutarakan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkas Ponorogo Ayu Diah Puspita.Dikatkaannya, saat ini ada dua organisasi non pemerintah atau non government organization (NGO) yang sudah masuk ke Ponorogo untuk turut melakukan gerakan penyehatan masyarakat. Keduanya adanya Nutrition International dan Yayasan Inisiatif Perubahan Akses menuju Sehat (Ipas) Indonesia.

“Kita terbuka dengan kehadiran mereka di sini dan akan sinergi untuk mendorong peningkatan derajat kesehatna masyarakat,” kata Ayu Diah Puspita, Jumat (7/9/2018).

Ayu menyatakan, pihaknya sngat menyadari bahwa saat ini terdapat sejumlah indikasi kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan. Di antaranya adalah Angka Kematian Ibu akibat melahirkan (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Untuk AKI, pada 2017 lalu tercatat angka riilnya adalah 18 kematian. Angka ini naik dari AKI 2016 yang sebanyak 15 dan di 2015 yang mencapai 12. Dengan rumus tertentu angka ini menunjukkan rasio di atas ambang batas kwajaran kematian ibu akibat melahirkan.

“Jadi ada kenaikan terus dan itu harus ditekan,” ucapnya.

Namun angka ini mulai bisa diturunkan pada tahun ini di mana sampai akhir Agustus baru terdapat 8 kematian ibu melahirkan. Hal ini karena adanya berbagai upaya yang tidak hanya selalu tentang layanan kesehatan atau medis. Sebab ternyata banyak faktor sosial yang mengakibatkan hal ini. Di antaranya adalah Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) karena malu, hubungan gelap atau lainnya.

“Nah, upaya yang ada sudah bisa mulai menekan angka ini. Dan kita sambut baik masuknya NGO yang perhatian pada kesehatan ibu hamil dan remaja putri calon ibu. Seperti Ipas yang concern pada kesehatan reproduksi dan Nutrition International yang kegiatannya mendorong konsumsi tablet tambah darah remaja putri. Ini artinya ada kolaborasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” terangnya.

Menurutnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat bukan hanya bertumpu pada Dinkes. Berbagai pihak juga bisa turut mendorong kondisi ini. Hal ini akan menjadi bagian dari Germas atau Gerakan Masyarakat Sehat. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *