Breaking News
  • Home
  • News
  • Target BPN Ponorogo Terbitkan 50 Ribu Sertifikat Tanah Tercapai

Target BPN Ponorogo Terbitkan 50 Ribu Sertifikat Tanah Tercapai

By on October 31, 2018 0 1676 Views

WALAUPUN sempat diwarnai oeprasi tangkap tangan, penerbitan sertifikat dengan program PTSL atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) akhirnya bisa memenuhi target. Hingga Oktober ini, 50 ribu sertifikat siap diterbitkan dan dibagikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ponorogo.

Kepala ATR BPN Ponorogo Sugeng Mulyo Santoso menyatakan, saat ini pihaknya sudah menyelesaikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 50 ribu lembar. Sertifikat tersebut tahapannya tinggal pembagian ke pemohon saja.

Pengurusan sertifikat dengan program PTSL di Desa Ngindeng beberapa waktu lalu.

 

“Untuk pembagian nantinya oleh Presiden Joko Widodo. Tapi kalau tidak bisa ya pembagiannya oleh Kakanwil ATR BPN Jawa Timur,” ungkap Sugeng, Rabu (31/10/2018).

Dikatakannya, pada tahun 2018 ini ATR BPN POnorogo mendapatkan target penyelesaian pembuatan sertifikat tanah masyarakat dalam PTSL sebanyak 50 ribu lembar. Sampai akhir Oktober, kata Sugeng, target ini sudah bisa diselesaikan semua.

“Cetakan sertifikat sudah jadi sebanyak 50.000 lembar sudah siap dibagikan,” kata Sugeng.

Dalam perjalananya pelaksanaan, PTSL di Ponorogo sempat diwarnai insiden OTT dugaan pungli tangan kepada salah satu kades dan pengurus pokmas oleh Kejaksaan Negeri setempat. Namun program ini terus berjalan.

Pengurusan sertifikat dengan program PTSL di Desa Ngindeng beberapa waktu lalu.

Bahkan tuduhan pungli bisa dimentahkan oleh Peguyuban Kepala Desa dan tuduhan pungli pun dicabut. Ancaman mogok mengerjakan PTSL-pun tidak dilaksanakan dan justru lebih cepat dilaksanakan oleh para kades.

“Dan saat ini dari target 50 ribu lembar sertifikat sudah terbagikan 60 persennya. Sisanya yang 40 persen siap dibagikan akhir november ini,” imbuh Sugeng.

Seluruh tahapan penyelesaian sertifikat, kata Sugeng, sudah rampung. Pengumuman kepemilikan tanah juga sudah dilaksanakan. Sekarang sudah tinggal menerbitkan sertifikat setelah itu dibagikan. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *