Breaking News
  • Home
  • News
  • Tes CPNS Ponorogo, 46 Peserta Tidak Hadir Tapi Tes Lancar

Tes CPNS Ponorogo, 46 Peserta Tidak Hadir Tapi Tes Lancar

By on October 30, 2018 0 2303 Views

SELEKSI Calon Pegawai Negeri Sipil untuk Pemkab Ponorogo telah dilaksanakan mulai Senin (29/10/2018). Sebanyak 5.548 peserta mulai memperebutkan 356 formasi meski ada pula posisi CPNS yang tidak ada pelamarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Ponorogo Winarko Arief mengatakan, Kabupaten Ponorogo mendapatkan jatah melaksanakan ujian tes tahap awal yang berupa Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) pada Senin (29/10/2018) hingga Jumat (2/11/2018). Setiap hari ada enam sesi ujian dengan 190 peserta di tiap-tiap sesi. Total, setiap hari ada 1.140 peserta Seleksi CPNS Ponorogo yang melaksanakan tes dengan sistem CAT (Computer Assisted Test).

Para peserta seleksi CPNS Pemkab Ponorogo saat mendapatkan PIN sebelum masuk ruangan tes CAT CPNS 2018.

Tes SKD dengan CAT untuk seleksi CPNS Pemkab Ponorogo yang dilaksanakan di Wisma Haji Ponorogo. Tampak para pesrta dari layar monitor panitia yang disediakan di luar ruangan tes.

Ponorogo sendiri melaksanakan ujian di Wisma Haji Kota Madiun. Di lokasi ini disediakan 190 unit komputer untuk peserta. Peserta dari Ponorogo akan bergantian dengan peserta dari Pacitan, Magetan, Ngawi, Kabupaten dan Kota Madiun.

“Alhamdulillah tesnya lancar. Dari peserta masuk, diberi pengarahan, mendapatkan PIN sampai duduk di komputer masing-masing tidak ada kendala. Enam sesi bisa terlaksana mulus. Termasuk di hari kedua sampai pertengahan hari ini,” ungkap Winarko Arief, Selasa (30/10/2018).

Untuk enam sesi tes, ujian dimulai pada pukul 07.00 WIB dan selesai pada 20.30 WIB. Pada hari pertama atau Senin, dari 1.140 peserta yang dipanggil, 46 di antaranya tidak hadir.

“Kami tidak tahu penyebabnya apa. Yang jelas mereka tidak ada di tempat. Ya otomatis gugur,” ujarnya.

Setelah ujian, hasil tes bisa langsung dilihat di papan pengumuman. Hasil muncul secara real time. Peserta yang nilai di masing-masing submateri uji, akan lolos ke tahap berikutnya yaitu Seleksi Kemampuan Bidang atau SKB.

“Passing grade (score kelulusan) adalah 298. Rinciannya ya, skor terendah 75 untuk Tes Wawasan kebangsaan, skor terendah 80 untuk Tes Intelegensia Umum dan skor 143 untuk Tes Kemampuan Pribadi. Walaupun lebih dari 298, tapi di salah satu materi kurang dari passing grade ya tetap tidak lolos,” ujarnya.

Pihak BKPPD Ponorogo belum melakukan rekapitulasi jumlah peserta yang lolos atas skor yang ditentukan tersebut. Seluruh hasil masih akan diketahui di akhir keseluruhan tes SKD. “Tapi siapa yang lolos sudah kelihatan di hari tes itu juga. Kan skornya langsung muncul dan langsung kita umumkan di papan pengumuman,” pungkas Winarko. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *