Breaking News
  • Home
  • News
  • Tuan Rumah Juara 3 Kelas Siswa Liga Paralayang 4 Jatim Tatung Ponorogo

Tuan Rumah Juara 3 Kelas Siswa Liga Paralayang 4 Jatim Tatung Ponorogo

By on September 9, 2018 0 188 Views

BIBIT unggul atlet paralayang benar-benar bisa diharapkan lahir dari Ponorogo. Terbukti, pada gelaran pertama lomba olah raga udara ini tuan rumah Ponorogo mampu merebut mendapatkan satu piala. Yaitu juara 3 di kelas Siswa Putri yang diraih oleh Izza Ulya Faradisa.

Izza Ulya Faradisa saat menerima piala sebagai Juara 3 Liga Paralayang Seri 4 Jatim pada Minggu (9/9/2018) petang. (foto: istimewa)

Pada Liga Paralayang 4 Jatim yang digelar di Gunung Gede Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo pada Jumat-Minggu (7-9/9/2018), capaian Izza Ulya di bawah Anggita Safitya dari Surabaya yang menjadi juara 1 dan Syahdana Revi dari Kota Batu sebagai juara 2.

Salah satu peserta saat melakukan lepas landas dari Gunung Gede Tatung pada Liga Paralayang Seri 4 Jatim di Gunung Gede Tatung, Ponorogo (7

Salah satu peserta saat terbang di atas langit Desa Tatung pada Liga Paralayang Seri 4 Jatim di Gunung Gede Tatung, Ponorogo (7-9/9/2018).

Salah satu peserta saat terbang di atas langit Desa Tatung pada Liga Paralayang Seri 4 Jatim di Gunung Gede Tatung, Ponorogo (7-9/9/2018).

Salah satu peserta saat melakukan pendaratan pada Liga Paralayang Seri 4 Jatim di Gunung Gede Tatung, Ponorogo (7-9/9/2018).

Sedangkan di kelas Siswa Putra, peserta dari Ponorogo, Dimas, belum bisa menyumbangkan piala. Ia harus tersisih dari Feri Saputra dari Kabupaten Blitar sebagai juara 1, Aliph Wafa dari Kabupaten Malang sebagia juara 2 dan Cleo Ali Ibrahim dari Kota Malang sebagai juara 3.

Ketua Paralayang Jawa Timur Arif Eko Wahyudi mengatakan, pertandingan yang digelar berjalan cukup lancar. Para atlet bisa melakukan take off dan landing dengan baik. Diakuinya, masih banyak peserta yang mendarat di luar titik target.

“Bahkan masih ada yang terpaksa jatuh di kebun warga, ada yang sempat menabrak pohon di atas sana, ada juga yang parasutnya nyanthol di kabel telepon,” ungkap Arif Senin (10/9/2018).

Dikatakannya, peserta kelas siswa atau yang benar-benar pemula memang seperti itu. Namun hal ini merupakan tantangan agar ke depan bisa lebih baik dan memacu agar terus berlatih.

Dari liga di Gunung Gede Tatung yang juga rangkaian Grebeg Suro 2018 ini, akhirnya terdapat 15 orang pemenang di lima kelas yang bertanding. Semuanya bertanding untuk kelas akurasi atau ketepatan mendarat. Sebanyak 72 peserta mengikuti pertandingan yang dilaksanakan dengan sebanyak enam round atau enam kali terbang untuk setiap peserta.

Berikut para juara Liga Paralayang 4 Jatim :
Kelas Senior
Juara 1 Sutrisno dari Kabupaten Malang
Juara 2 Bayu Krisna dari Kota Batu
Juara 3 Ichwan Hadi juga dari Kota Batu.

Kelas Junior Putra
Juara 1 Alkindi Akbar dari Kota Malang
Juara 2 Timbul Prasetyo dari Kota Batu
Juara 3 Evelin dari Kota Batu.

Kelas Junior Putri
Juara 1 Desy Ramadhani dari Kota Batu
Juara 2 Langking AP dari Kabupaten Tuban.
Juara 3 Jeanete Christesha dari Kota Batu.

Kelas Siswa Putra
Juara 1 Feri Saputra dari Kabupaten Blitar
Juara 2 Aliph Wafa dari Kabupaten Malang
Juara 3 Cleo Ali Ibrahim dari Kota Malang

Kelas Siswa Putri
Juara 1 Anggita Safitya dari Surabaya
Juara 2 Syahdana Revi dari Kota Batu
Juara 3 Izza Ulya Faradisa dari Ponorogo.
(kominfo)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *