Breaking News

Warga Ponorogo Antusias Sambut Aji

By on September 6, 2018 0 688 Views

SAMBUTAN warga atas kedatangan Aji Bangkit Pamungkas, pesilat asal Ponorogo peraih medali emas Asian Games ke-18 2018 Jakarta-Palembang, kembali pangkuan bumi reyog sangat meriah. Ribuan pasang mata dan kamera ponsel menjadi saksi pulangnya pahlawan olah raga ini.

Aji tiba di Ponorogo Kamis (6/9/2018) sekitar pukul 11 siang dan diterima oleh Kepala Staf Kodim Mayor (Inf) Mohammad Yusuf dan Wakapolres Ponorogo Kompol Muh Roni Mustofa di dekat gapura perbatasan Ponorogo-Kabupaten Madiun. Setelah pengalungan bunga, Aji diarak dengan sejumlah jeep terbuka. Aji yang mengenakan jaket merah kontingen Indonesia diapit kedua petinggi instansi pengamanan tersebut.

Wakapolres Ponorogo Kompol Muh Roni Mustofa saat menyambut kedatangan Aji di dekat gapura perbatasan Ponorogo- Madiun.

 

Sepanjang rute yang dilalui Aji, dari Desa Ngrupit atau perbatasan Ponorogo-Madiun hingga ke Paseban Alun-Alun Ponorogo warga antusias ingin melihat sang juara dari dekat. Di Jalan Sokarno Hatta dekat dekat terminal barang, hampir seribu siswa SMK Negeri 1 Jenangan yang merupakan sekolah asal Aji menyambut Aji dengan meriah. Berseragam penadon dan batik, mereka begitu bersemangat mengelu-elukan nama Aji.

Rombongan konvoi yang semula bisa melaju lancar sempat tersendat saat tiba di selatan perempatan Pasar Legi. Bendera merah putih kecil dan besar serta spanduk selamat datang tampak dikibar-kibarkan sejak sebelum rombongan lewat. Ribuan pelajar SMP di sekitar lokasi tersebut tampak merangsek mendekati jeep yang ditumpangi Aji. Rombongan sempat harus terhenti beberapa detik karena para pelajar begitu antusias ingin bersalaman atau sekadar toast menyentuh tangan si anak ragil ini.

Ribuan pelajar membawa bendera merah putih kecil dan besar serta spanduk selamat datang.

 

Rombongan baru kemali lancar setelah melalui jalan yang merupakan kompleks sekolah SMP tersebut. Sampai di bundaran Ngepos ke barat, konvoi cukup lancar. Warga tampak melambaikan tangan di depan pertokoan dan dibalas dengan lambaian tangan. Beberapa kali Aji juga memberikan salam ‘sungkem’ memperlihatkan watak kerendahan hatinya.

Sesampai di Jalan Alun-Alun Selatan, Aji disambut oleh Paskibraka 2018. Dengan iringan belasan bendera merah putih, mobil terbuka yang ditumpangi Aji melaju perlahan sampai ke depan Paseban Alun-Alun Ponorogo.

Aji disambut oleh Paskibraka 2018 di Aloon-Aloon Ponogo

 

Begitu turun dari jeep, Aji langsung dibawa petugas pagar betis ke atas panggung. Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni telah menunggu langsung memeluk erat Aji hingga beberapa saat.

Turun dari jeep, Aji langsung menuju panggung di mana Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni telah menanti. Keduanya kemudian berangkulan beberapa seolah memberi waktu kepada awak media dan masyarakat untuk mengabadikannya.

Bupati Ipong merangkul Aji Bangkit Setiba di Panggung

 

Usai mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyambutan resmi dilaksanakan. Bupati Ipong pun menyerahkan secara simbolis bonus kepada Aji, jumlahnya Rp100 juta. Bonus lain diberikan oleh Bank Jatim, sebesar Rp 10 juta. Bupati juga menyerahkan bonus sebesar Rp50 juta kepada M Sodik, pelatih IPSI Ponorogo yang turut menghantarkan Aji sampai ke Asian Games.

“Prestasi ini adalah motivasi dan inspirasi. Dari Aji kita bisa belajar bahwa kalau kita tekun, mau bekerja keras, prestasi tertinggi bukan mustahil bisa kita capai. Aji adalah bukti, dari keluarga biasa, sekarang bisa jadi orang yang luar biasa. Saya, Pemkab Ponorogo dan seluruh warga Ponorogo, bangga terhadap Aji Bangkit Pamungkas ini,” ujar Bupati Ipong.

Bupati Ipong secara simbolis menyerahkan bonus sebesar Rp.100 juta kepada Aji.

Bupati juga menyatakan Aji mendapat kesempatan untuk menjadi PNS. Aji bisa memilih menjadi PNS di daerah manapun atau pusat sekalipun serta bisa memilih instansi apapun yang dikehendaki.

“Kita juga melihat ada potensi untuk lahirnya ‘Aji’ lain yang banyak jumlahnya. Itu akan kita dorong untuk juga berprestasi sampai tingkat internasional,” pungkas Bupati Ipong. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *