Keberangkatan Umroh Gratis Kyai dan Marbot Ponorogo Diwarnai Tangis Haru Keluarga

By on December 10, 2018 at 10:22 am 0 371 Views

KEBERANGKATAN para kyai dan marbot di Ponorogo untuk umroh dengan ongkos dari Pemkab Ponorogo diwarnai tangis haru para keluarga yang ditinggalkan. Senin (10/12/2018) dinihari pukul 02.00 WIB dinihari, mereka akan terbang menuju ke Madinah dan dijadwalkan melaksanakan perjalanan umroh selama tujuh hari.

Para kyai dan marbot peserta umroh gratis sesaat sebelum berangkat ke ke tanah suci dan diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (10/12/2018) dinihari.

Poniyem, 60, warga Desa Karangpatihan, istri dari Samirin, 70, salah satu marbot peserta umroh gratis Pemkab Ponorogo, tak bisa banyak bicara saat ponorogo.go.id menghampiri. Hanya air matanya meleleh. Sambil terbata ia menyatakan sangat bahagia dan haru bisa melihat suaminya berangkat menuju tanah suci. Sebuah perjalanan yang tak pernah dibayangkan suami istri pekebun dan buruh tani ini.

“Nggih namung seneng mawon. Mosok nggih bapak niku saged budhal umroh. Padahal mboten gadhah yotro. (Ya bahagia saja. Hampir tidak percaya suami bisa berangkat umroh. Padahal kami tidak punya uang sebanyak itu,” ungkap Poniyem.

Gufron, salah satu pengiring kyai dan marbot dari Kecamatan Badegan mengaku terharu dengan keberangkatan ini. Ia tidak membayangkan warga yang sehari-hari bekerja tidak tentu atau hanya berdagang kecil-kecilan bisa tiba-tiba berangkat umroh.

“Ini bukti Allah Maha Besar,” ungkapnya.

Kabag Kesra Sekretariat Daerah Ponorogo Sumani mengatakan, sejauh ini pelaksanaan pemberangkatan program yang bernama Program Umroh 1000 Kyai Kampung dan Marbout ini lancar. Seluruh peserta yang jumlahnya 176 bisa berangkat dan tidak ada penundaan atau pembatalan. Mereka yang sempat mengalami sakit ringan seperti masuk angin ternyata juga bisa berangkat.

“Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan jadwal. Para kyai dan marbot yang terpilih bisa responsif dan segera melakukan pengurusan surat dan dokumen. Rekanan pelaksana juga bisa mempersiapkan diri dengan cepat. Semoga sampai akhir lancar dan di tahun depan bisa terlaksana kembali,” ungkapnya.

Dijadwalkan para kyai dan marbot ini lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 12.30 WIB dan tiba di Madinah pada pukul 22.00 WIB atau pukul 18.00 waktu setempat. Mereka akan berada di tanah suci untuk beribadah umroh ziarah ke sejumlah tempat selama tujuh hari. Para tamu Allah ini direncanakan tiba kembali ke Ponorogo tanggal 19 Desember 2018. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *