Dua Ribu Lima Ratus Sertifikat Tanah Gratis Untuk Rakyat Ponorogo

By on January 4, 2019 at 9:52 pm 0 429 Views

Kendatipun harus menunggu berjam-jam kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Aloon-aloon Ponorogo dalam rangka Penyerahan dua ribu lima ratus Sertifikat Tanah Untuk Rakyat.

Lebih kurang tiga ribu warga masyarakat Kabupaten Ponorogo Jum’at, (4/1/19) rela menunggu kehadiran Presiden Joko Widodo dari pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.45 yang direncanakan usai sholat Jum’at lebih kurang pukul 14.30 acara di aloon aloon tersebut sudah dimulai namun kenyataannya acara baru dimulai pukul 16.45 WIB, hal itu terjadi karena begitu padatnya acara Jokowi.

Jemari warga Prajegan Sukorejo hampir hampir tak sabar menunggu, “Mas..sida teka apa ora ta pak Jokowi (Mas jadi datang tidak  pak Jokowi)?”tanya Jemari kepada wartawan.

Begitu Jokowi datang masuk dari arah utara tepatnya paseban Aloon-aloon Ponorogo warga masyarakat tidak sabar segera menyerbu Jokowi untuk sekedar bersalaman terutama warga masyarakat yang menerima Sertifikat Tanah Gratis atau yang lebih dikenal dengan sebutan Prona.

Presiden RI Joko Widodo berinteraksi dengan penerima Sertifikat Tanah di Kabupaten Ponorogo Jumat (4/1/2019)

Usai penyerahan secara simbolis kepada dua ribu lima ratus penerima sertifikat tanah dilanjutkan foto bersama, Presiden Jokowi segera naik ke podium menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Kenapa sebabnya sertifikat tanah itu dipercepat diberikan kepada masyarakat?”, “Setiap saya kedesa desa. Masuk desa, masuk kampung, masuk kota selalu yang saya dengar adalah sengketa tanah, sengketa lahan. Sengketa antar warga dengan warga, sengketa antar warga dengan pengusaha, sengketa antar warga dengan pemerintah juga ada” Tutur Jokowi. 

“Diseluruh tanah air, diseluruh Indonesia ini, di negara kita harusnya yang disertifikatkan semuanya seratus dua puluh enam juta sertifikat, tetapi sampai 2015 kemarin data yang saya terima baru 46 juta artinya masih kurang 80 juta yang belum bersertifikat”

“Di kantor BPN dari sabang sampai merauke itu setahun produksinya kurang lebih 500 ribu sertifikat artinya dari 80 juta itu bapak dan ibu nunggunya 160 tahun untuk mendapatkan sertifikat.Ada yang mau nunggu 160 tahun ? Kalau ada yang mau silahkan maju kesini saya beri sepeda.” Kelakar Jokowi kepada para penerima sertifikat tanah yang antusias mendengarkan pidatonya.

Percepatan ini semakin pesat tahun 2017 terselesaikan 5,4 juta, tahun 2018 terselesaikan 9,4 juta kalau percepatan penyekesaian sertifikat tanah tersebut terus lancar dan sukses diperkirakan tahun 2023 akan bisa terselesaikan. (Kominfo/Panji)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *