Kawasan Ngebel Ditebari 60 Ribu Benih Ikan dan Ditanami 7.500 Pohon

By on January 15, 2019 at 5:25 pm 0 502 Views

TELAGA Ngebel bakal menjadi lokasi yang asyik untuk para pemancing dalam empat bulan mendatang dan makin asri hutan di bukit-bukit sekitarnya. Ini karena pada Selasa (15/1/2019) Perum Jasa Tirta Wilayah Madiun Pengelola Air Telaga Ngebel dan sejumlah pihak terkait melepas sekitar 60 ribu benih ikan di waduk alami kebanggaan Ponorogo dan melakukan penghijauan di wilayah sekitarnya.

“Kedua kegiatan tersebut adalah upaya dari pihak kami serta warga untuk menjaga kelestarian lingkungan, utamanya di kawasan Telaga Ngebel,” ungkap Kepala Kanwil Madiun Pengelola Air Telaga Ngebel Perum Jasa Tirta Indra Nurdianyoto, sesaat setelah melakukan penebaran benih ikan.

Indra menyatakan, ada setidaknya 7.500 batang bibit pohon yang ditanam di dua desa, yaitu Desa Pupus dan Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Ada tiga jenis tanaman buah plus satu tanaman kayu yang ditanam oleh para warga dan staf dari instansi-instansi tersbeut. Antara lain pohon durian, manggis dan alpukat serta pohon sengon.

Desa-desa lain di Kecamatan Ngebel yang merupakan daerah tangkapan hujan sekaligus hulu dari Telaga Ngebel juga akan dipapar program yang sama pada waktu-waktu selanjutnya. Penghijauan ini penting sebagai usaha menjaga daya dukung lingkungan penyuplai air telaga. Pohon yang ditanam diharapkan menjadi tempat penyimpanan air hujan sebelum masuk ke kawasan telaga negebel.

Sedangkan untuk ikan yang ditebar adalah jenis nila merah dan tombro. Keduanya dipilih karena dinilai cukup cocok dengan kondisi air Telaga Ngebel. Keberadaan ikan juga bisa menjadi indikator kondisi lingkungan dan ekosistem di kawasan telaga.

“Penebaran 60 ribu benih ikan adalah cara kita semua untuk menjaga keanekaragaman hayati di sini. Juga bisa menjadi indikator keadaan ekosistem air di telaga ini. Jika kondisi airnya cukup bersih, bagus dan tidak tercemar maka ikan-ikan tersebut akan hidup dan berkembang dengan cukup bagus. Kalau tidak bagus ya sebaliknya,” terangnya. Ikan-ikan ini diperkirakan bisa dipanen atau dipancing oleh warga pada tiga hingga empat bulan mendatang.

Selain dari Perum Jasa Tirta, sejumlah pemangku kepentingan juga hadir dalam kegiatan ini. Antara lain
Dari BBWS Bengawan Solo, Perhutani, Polsek Ngebel, Koramil Ngebel dan sejumlah staf dari Kecamatan Ngebel. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *