Dipatok Harga Rp 751,8 Juta, Gedung Pasar Legi Dilelang 30 Januari

By on January 25, 2019 at 10:35 pm 0 415 Views

GEDUNG* Pasar Legi Utara alias atau Pasar Songgolangit yang kemudian berganti sebutan menjadi Pasar Legi akan dilelang pada Rabu, 30 Januari 2019, pekan depan. Nilai dari bangunan yang separuhnya terbakar pada 14 Mei 2017 lalu ini ditawarkan kepada para calon peserta lelang dengan nilai Rp 751.800.000,-.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Ponorogo Bambang Tri Wahono mengatakan, pihaknya telah mendapatkan surat balasan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun atas pengajuan pelaksanaan lelang penghapusan aset-aset daerah Kabupaten Ponorogo. Lelang akan digelar di Gedung Sasana Praja, mulai pukul 09.00 WIB.

Surat tertanggal 22 Januari tersebut merekomendasi penghapusan aset dengan lelang untuk gedung Pasar Legi, 40 unit sepeda motor dinas, satu unit mobil station wagon, dua buah dumptruck dan lima buah ambulans. Untuk kendaraan-kendaraan pelat merah ini nilainya mencapai Rp 84.380.000,-.

“Ya, kita sudah dapat surat balasan dengan segera melaksanakan lelang. Saya yakin peminatnya (gedung Pasar Legi) cukup banyak. Di seluruh Indonesia ada kok yang menangani hal seperti ini,” ungkapnya, Jumat (25/1/2018). Pengumuman lelangnya sendiri telah ditempel di sejumlah sudut di gedung Pasar Legi.

Untuk gedung Pasar Legi ada empat bagian yang akan ‘dijual’. Yaitu bangunan Pasar Legi Utara (Songgolangit), bangunan rumah genset dan bangunan rumah pompa air. Ketiga bangunan luasnya 8.652 meter persegi dan usai lelang akan dibongkar. Nilai ketiganya adalah Rp 669.600.000,-. Sementara satu bagian lainnya adalah genset atau generator set alias pembangkit listrik merek FG Wilson Perkins 60 KVA (silent). Genset ini nilainya Rp 82.200.000,-. Totalnya 751.800.000,-.

“Saya yakin banyak peminatnya. Nantinya seluruh aset yang dilelang dihapus dan uangnya masuuk ke kas daerah,” ujarnya.

Perobohan gedung Pasar Legi sendiri akan berlangsung tidak lama setelah bangunan laku dilelang. Diperkirakan pada awal Februari bangunan tersebut sudah bisa rata dengan tanah. Sedikit mundur dari perkiraan awal yang sempat disebut akan dirobohkan pada akhir Januari.

Dari informasi yang dihimpun, pasca terbakar, gedung tersebut sudah tidak layak untuk dijadikan tempat berjualan. Reaksi kimia akibat adanya api membuat bangunan yang ada rawan ambruk. Beton cor yang ada sudah tidak memiliki kekuatan karena berubah struktur kimianya. Relokasi pedagang dan penggantian dengan gedung baru adalah solusi utamanya.

Gedung Pasar Legi akan diganti dengan bangunan baru bertingkat empat lantai yang akan mampu menampung sekitar 5 ribu pedagang. Dananya dari pemerintah pusat sebesar Rp 244 miliar dengan sistem tahun tunggal. Dalam rencana yang ada, gedung baru tersebut akan berdiri dari ujung selatan dekat perempatan Patung Adipura hingga ke pasar eks pengadilan yang saat ini merupakan lahan parkir dan bongkar muat dagangan.

Area parkir untuk kendaraan juga akan tersedia di setiap lantai demi memudahkan para pembeli. Tangga dan jalan menuju tiap lantai dirancang landai sehingga tidak menyulitkan arus naik dan turun para pedagang maupun pembeli. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *