Dengan Kotaku, Di 2020 Kawasan Kumuh Ponorogo Segera Dihapus

By on February 19, 2019 at 7:01 pm 0 267 Views

KOTAKU atau program Kota Tanpa Kumuh yang dipastikan akan menghapus kawasan kumuh yang saat ini masih ada di wilayah Ponorogo Kota. Berbagai kegiatan, pembangunan infrastruktur dan peralatan dalam program ini akan mendorong kawasan di kota bebas dari kondisi kumuh di 2020 nanti.

Hal ini diutarakan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai melaksanakan serah terima berbagai hasil kegiatan dalam program Kotaku dari pemerintah kepada warga di enam kelurahan di Ponorogo, Selasa (19/2/2019). Keenam kelurahan adalah Jingglong, Nologaten, Paju, Pinggirsari, Tamanarum dan Brotonegaran.

Penyerahan motor gerobak sampah sebagai salah satu wujud program Kotaku di Ponorogo.

“Sekarang ini sisanya tinggal 10 hektare. Nah, saya yakin di 2020 nanti akan hilang kawasan kumuh itu dari Ponorogo,” ungkapnya usai kegiatan di lapanga Kelurahan Jingglong.

Pada 2018 lalu, keenam kelurahan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 4 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) RI. Dana tersebut dirupakan berbagai kegiatan dan infrastruktur. Mulai dari perkerasan jalan, pembuatan selokan dan pengadaan motor gerobak sampah.

Berbagai kegiatan infrastruktur dalam program Kotaku, Kota Tanpa Kumuh, di POnorogo tahun 2018 yang diserahkan dari pemerinta kepada warga.

Di tahun 2019 ini dana yang diajukan untuk program ini di Ponorogo adalah Rp 3 miliar. Dana ini diusulkan untuk berbagai kegiatan seperti yang telah dilaksanakan. Yaitu untuk meningkatkan sanitasi masyarakat.

“Di kelurahan-kelurahan ini kan belum semua wilayahnya kena program Kotaku. Contohnya di Jingglong ini hanya di dekat sungai saja yang kena. Maka di 2019 ini, daerah yang belum terkena program Kotaku (di enam keluarahan) akan kita beri program Kotaku ini,” ungkap Bupati Ipong.

Di Kabupaten Ponorogo, program ini berada di bawah komando Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Ponorogo. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *