Peserta Umroh Gratis Pemkab Ponorogo Ditambahi Guru Ngaji Berprestasi

By on February 22, 2019 at 1:52 pm 0 394 Views

UMROH gratis yang dilaksanakan Pemkab Ponorogo sejak 2018 lalu terus dikembangkan. Para peserta yang semula hanya kyai kampung dan marbot, pada tahun ini ditambahi dengan para guru ngaji berprestasi.

Plt Kabag Kesra Sekretariat Daerah Ponorogo Sumani

Plt Kabag Kesra Sekretariat Daerah Ponorogo Sumani mengatakan, pada 2019 ini program untuk mewujudkan visi religius terus berlanjut. Ada 200 peserta yang akan diberangkatkan pada program dengan nama Umroh 1000 Kyai Kampung dan Marbot Kabupaten Ponorogo ini.

“Untuk kali ini dikembangkan pesertanya. Sebanyak 15 persen kuotanya adalah untuk para guru ngaji berprestasi,” ungkap Sumani, Jumat (22/2/2019).

Para peserta program umroh gratis gelombang pertama yang berangkat Desember 2018 lalu saat bersiap menuju bandara Juanda Surabaya. (foto : dok kominfo ponorogo)

Antusiasme para calon peserta untuk ketiga kriteria cukup tinggi. Banyak kyai kampung, marbot dan guru ngaji yang ingin berangkat beribadah dengan program ini. Namun, semuanya harus bersabar karena penentuan peserta harus melalui seleksi dari penitia di Pemkab Ponorogo.

“Untuk pendaftaran sudah selesai. Tahapannya adalah pemilihan peserta yang lolos oleh pansel (panitia seleksi) yang terdiri dari MUI, unsur organisasi, Kejaksaan (Negeri Ponorogo), tokoh masyarakat dan sebagainya,” ujar Sumani.

Pansel akan bekerja pada beberapa pekan ini. Mereka akan menentukan peserta umroh gratis berdasarkan poin-poin dari masing-masing kriteria. “Tapi tidak perlu berkecil hati bagi yang kali ini belum lolos. Sebab programnya sampai 1000 peserta, sehingga mungkin masih bisa lolos di giliran berikutnya,” jelas Sumani.

Seiring dengan seleksi, Pemkab juga segera melakukan lelang bagi biro perjalanan umroh yang akan memfasilitasi ibadah di tanah suci ini. Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Ponorogo telah siap untuk kembali menggelar tender untuk jasa perjalanan ini.

“Kalau semuanya lancar, kemungkinan pekan terakhir Maret bisa berangkat,” tutur Sumani. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *