Pemkab Apresiasi Penghijauan PWI Ponorogo di Kawasan Tangkapan Air

By on March 20, 2019 at 9:15 pm 0 261 Views

PEMKAB Ponorogo memberikan apresiasi untuk kegiatan penghijauan dan bakti sosial yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019 di Ponorogo yang digelar di Desa Wayang, Kecamatan Pulung, Rabu (20/3/2019).

Asisten II Bupati Ponorogo (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) Henry Indra Wardhana saat melakukan penanaman bibit pohon menandai dimulainya penghijauan oleh PWI Ponorogo dan warga Desa Wayang, Kecamatan Pulung dalam Puncak Acara Hari Pers Nasional 2019 PWI Ponorogo, Rabu (20/3/2019).

Asisten II Bupati Ponorogo (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) Henry Indra Wardhana mengatakan, Pemkab Ponorogo sangat menghargai kepedulian PWI Ponorogo terhadap lingkungan hidupnya. Yaitu memperhatikan ekosistem yang ada dengan melakukan penanaman pohon di kawasan tangkapan air hujan. Di antaranya adalah desa-desa di Kecamatan Pulung dan Sooko.

“Kami atas nama Pemkab Ponorogo berterima kasih atas kepedulian PWI Ponorogi terhadap ekosistem yang ada. Termasuk mitra-mitra PWI, ada BUMN-nya, ada paguyubannya, yang bersedia ikut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan ini dan juga bakti sosial ini,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Menurut salah satu mantan petinggi di Bidang Lingkungan Hidup Dinas PKP ini, penghijauan atau penanaman berbagai pohon di kawasan seperti Pulung dan Sooko sangat penting. Hal ini bercermin dari bencana banjir besar yang sempat terjadi di Ponorogo dua pekan lalu. Dikatakannya, salah satu sebab banjir tersebut adalah mulai berkurangnya pepohonan di kawasan tangkapan hujan sehingga air langsung mengalir ke sungai. Air hujan yang intensitasnya memang tinggi tidak sempat meresap ke dalam tanah dan diikat oleh akar.

“Jadi tepat sekali pelaksanaan penghijauan ini di daerah Pulung ini. Dari catatan kami, kalau hujan di Ponorogo tinggi dan merata, termasuk di Pulung dan Sooko, maka Ponorogo akan banjir. Tapi kalau Pulung dan Sooko tidak terlalu tinggi, biasanya kawasan Ponorogo (Kota) ya aman,” ungkpanya.

Asisten II Bupati Ponorogo (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) Henry Indra Wardhana saat menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga Desa Wayang, Kecamatan Pulung dalam Puncak Acara Hari Pers Nasional 2019 PWI Ponorogo, Rabu (20/3/2019).

Ketua PWI Ponorogo Ade Hadi Sanyoto menambahkan, kepedulian terhadap ekosistem dalam hal ini keberadaan tanaman penangkap air hujan adalah sikap yang harus dimiliki oleh semua pihak. Tentu saja masyarakatlah yang paling berperan dalam mempertahankan kelestarian lingkungan hidupnya. Hal ini agar alam tetap bersahabat dan tidak menjadi bencana yang selalu membawa kesedihan. Ribuan bibit pohon berbagai jenis akan ditanam di kawasan Desa Wayang dengan bibit yang didatangkan oleh PWI Ponorogo dan sejumlah mitranya.

“Kita lihat warga kita yang kebanjiran, harus mengungsi walaupun hanya satu malam. Di Sentani, 90-an orang jadi korban banjir. Maka, mari kelestarian lingkungan hidup, keberadaan berbagai pepohonan dan faunanya,” ucapnya. Penghijauan juga dilaksanakan sebagai peringatan Hari Hutan Internasional yang jatuh setiap 21 Maret.

Selain mempertahankan daerah Desa Wayang dan sekitarnya sebagai kawasan tangkapan air hujan, penghijauan ini dikatakan Hadi Sanyoto sebagai upaya untuk menjaga kelestarian sumber airnya. Di Desa Wayang terdapat tiga sumber air yang debitnya cukup besar. Salah satunya adalah sumber air Sorodipo atau terkenal sebagai sumber air Mbeji.

“Nah, sumber air ini sebisa mungkin kita semua ikut menjaganya. Agar tidak hanya memberi manfaat buat pengguna airnya, tapi juga memberi nilai tambah bila bisa dikelola dengan baik seperti di Desa Ponggok (Klaten, Jawa Tengah),” tutut Ade sambil menyatakan ia dan kades serta beberapa warga sudah sempat berdiskusi soal pemanfaatan sumber air yang juga jadi lokasi seremoni HPN 2019 PWI Ponorogo tersebut.

Sejumlah anggota PWI Ponorogo dan sejumlah tamu undangan puncak HPN 2019 PWI Ponorogo bersama sejumlah warga berfoto bersama di panggung kegiatan penghijauan dan baksos PWI.

Usai penghijauan, dilaksanakan pula kegiatan Sambang Kerabat. Kegiatan ini berupa penyerahan paket sembako kepada warga yang layak mendapatkan bantuan. Sebanyak 75 paket sembako dari organisasi Patripurogo (Paguyuban TNI POLRI & Putu Warok Ponorogo) sejabodetabek, Yayasan Baitul Maal PLN Ponorogo serta sejumlah donatur dibagikan kepada warga. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *