Pamitan ke Bupati, Jamaah Calhaj Ponorogo Dipesan Selalu Jaga Kesehatan

By on June 25, 2019 at 3:23 pm 0 314 Views

CALHAJ atau calon haji asal Ponorgo diminta tidak terlalu rewel dalam hal makan dan istirahat saat berada di tanah suci nanti. Sebab, sebagai sebuah ritual ibadah, berhaji memiliki keunikan dibanding ibadah-ibadah wajib lainnya bagi umat Islam.

Hal ini dipesankan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat Pamitan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Ponorogo 2019 di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Selasa (25/6/2019).

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat memberikan pesan kepada para jamaah caloh haji dari Ponorogo pada Pamitan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Ponorogo 2019 di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Selasa (25/6/2019).

“Berhaji itu rukun Islam yang paling unik ibadahnya. Rukun Islam yang ada catatannya, yaitu bagi yang mampu. Mengapa begitu? Ya salah satunya karena membutuhkan ketahanan fisik,” ungkapnya usai kegiatan.

“Tadi saya berpesan, makan jangan rewel, tidur cukup. Biasanya, orang itu kalau di Mekkah sangat bersemangat berdoa. Ya karena tempatnya makbul. Maunya siang malam berdoa. Nanti tiga empat hari malah sakit. Maka makan dan istirahat harus diatur dengan baik,” lanjutnya.

Selain itu, para jamaah juga diminta mengikuti segara peraturan terkait pelaksanaan ibadah haji. Ini agar ibadah tidak batal dan tidak bermasalah sehingga bisa menimbulkan persoalan dengan pemerintah setempat.

“Sebaiknya juga mengikuti segala arahan dari pembimbing ibadahnya agar semua rukun dan wajibnya bisa terpenuhi,” ungkap Bupati Ipong.

Pada musim haji tahun 2019 ini, jamah calon haji dari Ponorogo mencapai 507 orang. Rinciannya, 283 jamaah calon haji adalah perempuan dan 224 jamaah calhaj laki-laki. Kali ini usia jamaah calhaj tertua berusia 89 tahun dan dan termuda 23 tahun.

Sekitar 60 persen jamaah calhaj masuk dalam kategori resti atau resiko tinggi. Yaitu mereka yang telah berusia di atas 60 tahun atau memiliki riwayat penyakit, atau di bawah 60 tahun tapi memiliki penyakit.

Ke-507 jamaah akan diberangkatkan pada 6 Juli mendatang. Mereka terbagi menjadi dua kelompok terbang, yaitu kloter 2 dan kloter 3 Jawa Timur. Kloter 2 akan bergabung dengan kloter Ngawi sedangkan dan kloter 3 seluruhnya adalah jamaah calhaj Ponorogo. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *