2020, Bupati Ponorogo Bakal Gelar Lomba Inovasi Desa Berhadiah Miliaran

By on August 6, 2019 at 10:21 pm 0 250 Views

DORONGAN agar desa-desa di Ponorogo semakin maju terus diberikan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Pada 2020 nanti, sebuah program untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menekan tingkat kemiskinan akan digelar.

“Tahun depan kita akan menggelar sebuah program. Namanya Lomba Inovasi Desa,” ungkap Bupati Ipong di sela memberikan arahan pada pembukaan Bursa Inovasi Desa Cluster 2 Ponorogo di Taman Sokosewu, Kecamatan Sukorejo, Selasa (6/8/2019).

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni bernyanyi dan berjoget di panggung bersama para seniman thek thur usai Pembukaan Bursa Inovasi Desa Cluster 2 Ponorogo di Taman Sokosewu, Kecamatan Sukorejo, Selasa (6/8/2019).

Dikatakannya, lomba ini bertujuan menggali berbagai ide dan inovasi bagi desa-desa untuk menjadi lebih maju dari berbagai sisi kehidupan. Terutama dari sisi ekonomi dan kesejahteraan warganya.

“Mengapa begitu? Kita butuh para kepala desa yang inovatif, kita butuh masyarakat yang inovatif. Lomba ini akan menjadi salah satu motivasinya,” ujar Bupati Ipong.

Meski belum terinci, lomba itu akan dibagi dalam beberapa kategori atau bidang. Mulai dari inovasi bidang wisata, bidang pengembangan SDM, bidang ekonomi kreatif, bidang pengelolaan lingkungan dan sampah dan lain-lain. Semuanya masih disusun untuk bisa dilaksanakan tahun depan.

Lomba ini, lanjut Bupati Ipong, memiliki tujuan besar selain motivasi untuk maju. Yaitu agar ada peningkatan kesejahteraan di tengah masyarakat sehingga angka kemiskinan di Ponorogo bisa terus diturunkan.

“Sekarang posisi tingkat kemiskinan di Ponorogo adalah 10,48 persen. Kita, saya dan Pemkab Ponorogo, ingin sekali tingkat kemiskinan ini turun menjadi satu digit atau di bawah 10 persen pada 2020-2021. Maka inovasi di berbagai bidang di desa-desa ini diperlukan agar terjadi kesejahteraan di masyarakat kita,” ulasnya.

“Untuk itu kita akan sediakan hadiah yang besar. Bisa sampai Rp 1 miliar untuk pemenangnya, sebagai BKKD (Bantuan Keuangan Khusus kepada Desa). Tidak perlu banyak-banyak juaranya. Masing-masing bidang itu satu-satu saja,” tutupnya. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *