APBD 2020 Ponorogo Dikerahkan Untuk Tekan Angka Kemiskinan

By on August 17, 2019 at 7:50 pm 0 167 Views

KEMISKINAN di Ponorogo dan pengentasannya terus menjadi fokus perhatian Pemkab Ponorogo. Di 2020 mendatang, hampir seluruh dana dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) akan dikerahkan untuk melaksanakan program yang secara langsung maupun tidak mendorong kesejahteraan masyarakat.

Hal ini diutarakan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8/2019) di Aloon-Aloon Kabupaten Ponorogo. Menurutnya, dari sekitar Rp 1,1 triliun dana pembangunan atau dana yang bukan belanja rutin alias gaji pegawai, maka arahnya adalah untuk menekan angka kemiskinan. Bentuknya adalah kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong kegiatan perekonomian masyarakat.

“Untuk program renovasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) akan kita tambah, yang semula hanya sekitar ratusan kita akan sentuh angka ribuan. Akan kita nggarakan untuk diperbaiki,” kata Bupati Ipong.

 

Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Ponorogo 2019 pada Upacara Peringatan HUT ke-74 RI di Aloon-Aloon Ponorogo, Sabtu (17/8/2019).

Program jambanisasi juga akan ditingkatkan. Kalau tahun 2019 Dinkes menargetkan membangun 4 ribu jamban, ia berharap ada kenaikan pembangunan jamban menjadi sekitar 8 ribu unit. Atau terjadi kenaikan hingga dua kali lipat.

Selanjutnya adalah dorongan terhadap pendapatan petani. “Ini penting karena menurut data, pertumbuhan ekonomi kita (Ponorogo) sebagian besar disumbang sektor pertanian. Dan, di golongan petani pula paling banyak warga yang masuk kategori miskin. Jadi kalau golongan ini kita sentuh maka akan segera turun pula tingkat kemiskinan di Ponorogo ini,” ulasnya.

Bentuknya, lanjut Bupati Ipong, di antaranya adalah bantuan pupuk organik cair dan menjaga harga panen petani agar stabil atau meningkat. “Membantu pupuk itu penting karena terbukti pupuk cair memberi hasil yang baik. Upaya menjaga harga hasil panen juga penting agar jelas langsung mendorong pendapatan mereka,” jelasnya.

Soal infrastruktur seperti jalan dan jembatan, menurut Bupati Ipong, tetap akan dilaksanakan dengan sesuai porsinya. Sebab, jalan juga merupakan sarana yang akan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. “Membangun jalan itu termasuk untuk menurunkan angka kemiskinan,” tegasnya.

Karena itu, dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, maka sudah waktunya sleuruh lapisan warga Ponorogo untuk bekerja keras. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *