Tingkat Hunian Hotel di Ponorogo Dekati 100 Persen Saat Grebeg Suro

By on August 27, 2019 at 5:43 pm 0 349 Views

OKUPANSI atau tingkat hunian hotel-hotel di Ponorogo semakin meningkat pada masa Perayaan Grebeg Suro 2019 kali ini. Diperkirakan, tingkat hunian ini bisa mencapai 100 persen pada akhir Agustus ini.

Manager Hotel Maesa Ponorogo Fariz, Selasa (27/8/2019), mengatakan, pada saat malam Pembukaan Grebeg Suro lalu, okupansi di hotelnya bisa mencapai 100 persen. Seluruh kamar terpesan. Tepatnya pada tanggal 20, 21 dan 22 Agustus. Namun kemudian mengalai penurunan.

“Mungkin memang lebih banyak yang menyempatkan diri melihat pembukaan (Grebeg Suro),” ungkap anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Ponorogo ini.

Ayu dan Shera, dua wisatawan asal Jakarta saat menyaksikan penampilan peserta festival reyog, Senin (26/8/2019) malam, kemarin.

Dikatakannya, dari tukar informasi sesama anggota PHRI, untuk beberapa hotel yang dekat atau sejalur dengan Aloon-Aloon, okupansinya bisa mencapai 100 persen alias penuh. Hal ini menurutnya karena tamu hotel yang ingin menuju panggung utama Grebeg Suro dengan festival reyog dan berbagai kegiatan lain lebih mudah mencapai lokasi.

“Kawan-kawan yang hotelnya di jalan yang lurus ke Aloon-Aloon memang lebih baik okupansinya. Tapi kami yakin nanti menjelang puncak Grebeg Suro, okupansi semua hotel di Ponorogo akan meningkat mendekati 100 persen,” ujarnya.

Selain tamu peserta festival atau kontingen, tamu yang saat ini lebih banyak menginap di Ponorogo adalah tamu-tamu dari pemerintah-pemerintah daerah. Baik terkait kegiatan rapat maupun proram lainnya.

“Jadi jelas kami antisipasi untuk menjelang puncak nanti,” ucapnya.

Rahayu Aji, salah satu wisatawan asal Jakarta mengaku sangat senang bisa menyaksikan reyog pada malam pertama Festival Nasional Reyog Ponorogo, Senin (27/8/2019) malam. Ia mengaku sangat kagum dengan para penari, utamanya pembarong dengan topeng yang begitu besar.

“Keren. Reyog Ponorogo keren banget. Semua peserta bagus-bagus. Betah nonton sampai selesai. Ponorogo patut berbangga,” kata perempuan yang akran disapa Ayu ini.

Di Ponorogo, Grebeg Suro akan dipuncaki olehKirab Pusaka dari Makam Bathoro Katong menuju Aloon-Aloon Ponorogo. Sedangkan kegiatan yang juga sangat diminati oleh wisatawan untuk bisa turut menyaksikan adalah Larung Risalah di Telaga Ngebel.

Grebeg Suro sendiri menawarkan banyak kegiatan wisata, budaya, seni, hobi maupun edukasi. Mulai dari pameran bonsai, festival reyog mini atau reyog yang dimainkan oleh anak-anak sampai Pemilihan Gendhuk Thole 2019. Ada pula pemeran dan lomba lukis reyog dan favorit masyarakat dan wisatawan, Festival Nasional Reyog Ponorogo dan Larung Risalah atau larung sesaji di Telaga Ngebel.

Jadi, Ayo ke Ponorogo!
(kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *